oleh

Bergerak Cepat, Satreskrim Polres Barito Utara Berhasil Meringkus Pelaku Pencurian di Jalan Tegal Rejo

Kotawaringin News, Polda Kalteng – Polres Barito Utara, Tidak perlu waktu lama, usai mendapatkan laporan tanggal 22 November 2020 tentang tindak pidana pencurian sejumlah handphone dan laptop milik munirah (42) di rumahnya yang berada di jalan Jl. Tegal Rejo, Gg. Puncak II, RT.030, Kel. Melayu Kec. Teweh Tengah Kab. Barito Utara, Satuan Reserse Kriminal ( Satreskrim) Polres Barito Utara berhasil mengamankan pelaku supriadi (41) dikediamannya di jalan pramuka kelurahan lanjas, Selasa (24/11/2020) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma,S.I.K melalui AKP Muhammad Tommy Palayukan mengungkapkan,”Jalannya kejadian pada saat korban bangun tidur kemudian korban mau melihat jam di handphone ternyata handphone yang korban letakkan di depan pintu tidak ada kemudian korban memeriksa seluruh ruangan rumah ternyata 5 (lima) unit handphone (merk OPPO A31 warna hitam, VIVO Y19C warna sunset red, ADVAN S50 warna gold, MITO 120 warna hitam dan HP Android warna hitam) dan 1 (satu) unit laptop merk ACER warna biru sudah tidak ada pada tempatnya atau hilang,” ugkapnya

Dia menambahkan“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 10.699.000,- (sepuluh juta enam ratus sembilan puluh sembilan ribu rupiah), dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Barito Utara,” tambahya

Lebih lanjut, AKP Tommy mengatakan “Pada saat penangkapan didapat 1 (satu) unit handphone merk OPPO A31 warna hitam (hasil curian) di dalam rumahnya dan dari keterangan tersangka mengakui pebuatannya telah melakukan Pencurian di rumah korban Jl. Tegal Rejo, Gg. Puncak II, RT.030, Kel. Melayu Kec. Teweh Tengah Kab. Barito Utara yang kemudian tersangka kemudian dibawa oleh anggota Unit Buser dan Unit Pidum Sat Reskrim Polres Barut menuju Polres Barut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Akibat perbuatnnya, pelaku akan disangkakan dengan Pasal 363 Jo 362 KUH Pidana dengan ancaman penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh rupiah,”pungkasnya. (Nin/Ryt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed