
Foto: Ilustrasi
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Bulan puasa Ramadhan menjadi momentun bagi masyarakat untuk berlomba-lomba berkegiatan yang baik. Namun, sebagian pemuda di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan balapan liar pada tengah malam dan sehabis sahur dan bahkan sore menjelang berbuka.
Jalan umum yang sering dijadikan lokasi balapan liar di Pangkalan Bun Kotawaringin Barat yakni, Jalan Sultan Syahrir, Jalan Diponegoro, Jalan Iskandar, dan Sport Center. Para pembalap liar ini menggunakan motor tanpa memperhatikan keselamatan dan tanpa menggunakan pelindung, Jumat (16/4/2021).
Salah seorang warga, Edo (35) merasa terganggu dengan adanya balapan liar tersebut. Selain menganggu arus lalu lintas juga berpotensi melahirkan kecelakaan.
“Balapan liar ini tiap malam, pagi dan menjelang sore. Ya, terganggu apalagi kalau pakai knalpot racing belum lagi kalau lalu lintas jadi padat,” katanya.
Dirinya mengatakan agar tidak menjadi lokasi balapan liar. Maka seharusnya para pemuda diberi tempat untuk kegiatan tersebut. Menurutnya, jika polisi datang rata-rata para pemuda tersebut langsung kabur, dan kayaknya mereka sudah mengerti duluan.
Setiap Polisi datang para pembalap liar ini sudah kabur duluan, kayaknya mereka ini sudah mengerti duluan, pantas pak polisi susah menangkapnya, ucap Edo.
Dikonfirmasi terpisah beberapa hari yang lalu, Kasatlantas Polres Kobar
AKP Feriza Winanda Lubis mengatakan pihaknya sudah melakukan floating anggota di titik wilayah yang sering dijadikan sebagai lokasi balapan liar. Pihaknya mengimbau agar orang tua lebih mengarahkan anaknya untuk mengaji atau berkegiatan di mesjid.
“Kita sudah mengantisipasi dengan floating petugas di tempat tertentu. Kita lakukan dialog,” katanya.
Menurutnya, kegiatan balapan liar bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Beberapa kali, ia mengatakan sudah melakukan penilangan kepada pelaku balapan liar dan mengembalikannya ke orang tua, diharapkan tidak ada lagi (balapan liar). Penindakan kita sudah kita lakukan. (Yusbob)







