
Ketua Komisi A DPRD Kobar, Muhammad Isro Wahyudin. (Yusro)
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Upaya perbaikan gedung sekolah rusak di Kabupaten Kotawaringin Barat mulai mendapat perhatian serius. Ketua Komisi A DPRD Kobar, Muhammad Isro Wahyudin, menegaskan komitmennya mengawal program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026.
Menurutnya, program yang digagas pemerintah pusat tersebut menjadi peluang besar untuk memperbaiki kondisi infrastruktur pendidikan yang selama ini terkendala keterbatasan anggaran daerah. Ia menilai langkah ini sebagai bentuk nyata perhatian terhadap masa depan pendidikan, Jumat (1/5/2026).
Ia menyebutkan, pemerintah menargetkan sekitar 70 ribu sekolah di seluruh Indonesia akan direvitalisasi secara bertahap hingga 2028. Dari jumlah tersebut, sejumlah sekolah di Kotawaringin Barat telah diusulkan dan kini tinggal menunggu tahap realisasi.
Dia menjelaskan, program revitalisasi ini difokuskan pada perbaikan fisik bangunan sekolah yang selama ini belum tersentuh pembangunan. Kondisi tersebut masih banyak ditemukan, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.
Program ini juga merupakan bagian dari Proyek Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Kementerian Pendidikan yang menyasar sekolah dengan kondisi rusak berat. Perbaikan meliputi pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi gedung, hingga penyediaan fasilitas sanitasi guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, dia mengungkapkan masih banyak sekolah di Kotawaringin Barat yang kondisinya memprihatinkan. Karena itu, DPRD Kobar berkomitmen terus mengawal agar sekolah-sekolah tersebut dapat masuk dalam prioritas program revitalisasi, demi terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa. (Yus/K2)







