
Anggota DPRD Kotawaringin Barat dari Fraksi PKS Ade Ridho.
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Kenakalan remaja bukan sekedar perilaku anak belasan tahun yang suka jahil, tapi merupakan masalah serius yang terjadi di tengah masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD Kotawaringin Barat dari Fraksi PKS Ade Ridho, menurutnya tidak mudah mengatasi masalah sosial ini, namun langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui faktor penyebab kenakalan remaja itu sendiri, Rabu (17/3/2021).
Kenakalan remaja adalah keterlibatan remaja dalam hal-hal yang melanggar hukum, misalnya pencurian, tawuran, penyalahgunaan narkoba, pembunuhan, pemerkosaan, dan lain-lain.
“Remaja yang dimaksud di sini adalah semua anak yang masih berusia belasan tahun atau anak baru gede (ABG)”, kata Ade Ridho.
Remaja seharusnya menjadi masa depan sebuah bangsa, tapi banyak faktor yang dapat mengakibatkannya melakukan berbagai aksi kenakalan remaja.
Untuk itu, peran kita semua agar dapat melakukan beberapa langkah pencegahan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kenakalan remaja.
Ade Ridho setuju bahwa penyebab kenakalan remaja bukan bersifat tunggal. Biasanya, hal ini terjadi ketika anak tersebut terpapar pengaruh buruk dari berbagai faktor dan dalam jangka waktu lama tanpa pernah ada intervensi baik di tengah kehidupannya.
Meski demikian, Ade Ridho yang juga seorang Ustad ini mengelompokkan faktor-faktor kenakalan remaja dalam empat kategori, yaitu:
- Keluarga
Keluarga adalah institusi dasar yang mengajarkan nilai dan norma yang akan dibawanya ke masyarakat atau kelompok yang lebih besar.
Keluarga bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja ketika melakukan pola asuh yang salah (misalnya sering membedakan atau membanding-bandingkan anak), kurangnya perhatian atau kontrol orang tua, maupun kurangnya kasih sayang orangtua terhadap anak.
Anak memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami kenakalan remaja ketika orangtuanya memperlihatkan gesture tidak menginginkan kehadirannya. Selain itu, anak yang broken home juga lebih rentan berada pada situasi ini.
- Lingkungan
Penyebab kenakalan remaja yang tak kalah krusial adalah faktor lingkungan, terutama menyangkut pergaulan anak.
Beberapa faktor lingkungan yang berkontribusi menciptakan kenakalan remaja adalah bergaul dengan kelompok kriminal (misalnya geng motor), pecandu alkohol dan narkoba, melakukan hal yang berhubungan dengan dunia kriminal (misalnya mencuri), suka melakukan hal yang antisosial dan berbau kekerasan. Sekolah
Sekolah adalah tempat anak belajar mengembangkan diri dan mematuhi peraturan yang berlaku. Penyebab kenakalan remaja dalam hal ini adalah kegagalan sekolah dalam mengembangkan karakter anak karena ketidakcocokan kurikulum maupun ketersediaan ekstrakurikuler yang berlaku di lembaga pendidikan tersebut.Faktor internal
Menurut Ade Ridho, perubahan biologis dan sosiologis pada remaja atau anak-anak kita memungkinkan terjadinya dua bentuk, yaitu terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya dan tercapainya identitas peran.
Kenakalan remaja atau anak-anak kita umumnya terjadi karena gagal mencapai masa integrasi kedua.
Kontrol diri yang lemah juga membuat remaja atau anak-anak kita tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dan yang tidak bisa diterima.
Begitupun bagi remaja yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak dapat mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.
- Faktor lainnya
Penyebab kenakalan remaja bisa datang dari mana saja di luar ketiga faktor utama yang dimaksud di atas. Yang dimaksud dengan faktor lainnya disini, misalnya ketidakpuasan atas penegakan hukum, pengaruh media massa, dan hingga faktor politis.
Kenakalan remaja atau anak-anak kita juga bisa dipicu oleh banyak hal, seperti faktor ekonomi, sosial, kultural, dan pengaruh kelompok pergaulannya.
Lanjut Ade Ridho, kurangnya pemahaman agama juga disebut sebagai salah penyebab kenakalan remaja. Dengan mengenal agama, anak diharapkan memiliki pegangan moral yang lebih kuat sehingga bisa membedakan baik dan buruk secara mandiri.
Misalnya bagi yang beragama Islam jangan pernah meninggalkan Sholat lima waktu, karena Sholat adalah pondasi kita untuk mendekatkan diri kepada Allah, dengan begitu otomatis para generasi muda akan berakhlak bagus, kata Ade Ridho.
Lantas bagaimana cara mencegah kenakalan remaja? Ini penjelasan Ade Ridho
Kenakalan remaja bukan hanya merugikan bagi anak, namun juga meresahkan bagi masyarakat. Untuk itu, langkah pencegahan munculnya kenakalan remaja harus dilakukan secara holistik oleh semua pihak.
Di level keluarga, tindakan preventif yang dapat dilakukan adalah:
- Membangun hubungan yang baik dengan anak
Hubungan yang suportif antara orang tuanya dan anak merupakah salah satu faktor penting untuk melindungi anak dari kenakalan remaja. Membuat peraturan dan ekspektasi yang jelas
Cobalah menjelaskan kepada anak-anak kita mengenai peraturan dan apa yang Anda harapkan dari mereka secara ramah dan jelas. Apabila anak berlaku tidak semestinya, berikan respons yang tegas dengan cara yang tidak berlebihan.Tambah pengetahuan dan pemahaman mengenai perkembangan remaja
Dengan mempelajari berbagai hal mengenai perkembangan remaja, terutama yang berkaitan dengan aspek-aspek psikologis, niscaya akan membantu kita semua dalam menginterpretasikan kelakuan anak remaja dan bagaimana cara meresponsnya.Jadilah orangtua yang suportif dan selalu ada bagi anak-anak kita
Ini akan membantu anak untuk lebih terbuka dan dekat terhadap Anda.
Mereka pun akan menjadikan Anda sebagai orang pertama untuk mengungkapkan perasaannya dan menceritakan berbagai hal yang dilaluinya.
Selain itu menurut Ade Ridho, orangtua harus menghindari penyebab kenakalan remaja. Misalnya, tidak pernah membandingkan kemampuan anak dan mencurahkan kasih sayang kepada anak sehingga ia merasa hangat saat berada di rumah.
- Menjadi panutan yang baik
Cara mengatasi kenakalan selanjutnya adalah menjadi panutan yang baik. Jika kita semua ingin anak-anak kita berperilaku baik, maka berperilaku baiklah di rumah. Misalnya, Ayah dan Ibu tidak ingin anak remajanya berkata kasar. Maka orang tua juga harus berkata lembut di dalam rumah agar anak-anak dapat mengikutinya. Ajarkan tanggung jawab
Mengajari anak-anak kita tanggung jawab adalah cara mengatasi kenakalan remaja yang cukup ampuh. Anak-anak kita perlu tahu bahwa setiap hal yang mereka lakukan memiliki konsekuensi yang harus dihadapi.
Di sekolah, mencegah kenakalan remaja dapat dilakukan dengan cara mengajarkan nilai-nilai dasar dan mengembangkan sikap anak untuk menghargai perbedaan.
Mengembangkan potensi dan bakat anak sesuai kemampuannya dan melibatkan anak secara aktif dalam pembelajaran, ucap Ade Ridho.
Menciptakan suasana belajar yang positif dan tidak melakukan perundungan secara fisik, verbal, maupun mental
Menghindari penerapan disiplin dengan kekerasan.
Di masyarakat terang Ade Ridho, pencegahan kenakalan remaja dapat dilakukan dengan menjamin rasa aman bagi anak selama bersosialisasi di lingkungan tersebut. Selain membangun fasilitas seperti pusat kegiatan yang positif, setiap individu di masyarakat juga harus menghargai hak orang lain dan menghormati perbedaan yang ada, pungkasnya. (yusbob)







