
Foto : Ilustrasi
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Ruas jalan yang berada di jalan protokol di wilayah Pangkalan Bun Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat dikeluhkan oleh sejumlah pengguna jalan maupun warga setempat.
Hal ini lantaran ada beberapa badan jalan yang digunakan sebagai tempat parkir kendaraan roda empat maupun roda dua, Kamis (10/6/2021).
Agus. warga Pangkalan Bun kepada media ini, mengatakan, penggunaan badan jalan sebagai tempat parkir di ruas jalan sudah berlangsung. Dia menyebutkan, hal tersebut mayoritas dilakukan oleh pengunjung salah satu pertokoan ataupun warung makan.
“Mungkin pertokoan dan rumah makan tersebut memiliki banyak pengunjung, akan tetapi karena tidak memiliki tempat parkir yang memadai membuat para pengunjung tersebut memarkirkan kendaraan di badan jalan,” pungkasnya.
Hal tersebut, katanya, sering membuat kemacetan pada jam – jam sibuk. “Kadang tidak hanya satu atau dua kendaraan roda empat yang parkir, tapi lebih dari lima unit. Hal ini tentunya membuat pengguna jalan dan warga lainnya merasa terganggu,” katanya.
Untuk itu, dirinya sebagai warga sekaligus pengguna jalan meminta pemerintah maupun pihak pengelola parkir tersebut untuk mencari solusi. “Saya harapkan ada solusi terkait parkir kendaraan yang sering sembarangan ini. Agar kedepan kemacetan serupa tidak terjadi lagi,” pungkasnya.
Selain itu, Agus juga menyebutkan ada beberapa keanehan, saat saya hendak membeli sesuatu, ketika parkir tidak ada yang mengarahkan untuk parkir, namun saat mau kembali ke mobil tiba-tiba muncul tukang parkir.
Padahal, lanjut Agus saat itu benda yang mau dibelinya tidak ada, gak sampai 30 detik kembali ke mobil langsung ada tukang parkirnya, senyum Agus.
Saya juga sering mantau di Instagram maupun Facebook ternyata bukan cuma saya saja yang keluhkan parkir, ternyata warga yang lain banyak yang ngeluh, artinya Parkiran ini perlu ada tindakan dari pemerintah daerah itu sendiri.
“Kedepan juga, kami mewakili warga yang lainnya meminta adanya penertiban parkir, karena dengan jumlah kendaraan yang semakin padat dan meningkat, jaga-jaga jangan sampai seperti ini terkesan ada pembiaran”, pungkasnya. (Yusbob)









