
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Taat pada instruksi Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarno Putri, seiring dengan harapan pemerintah dan komit dalam membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Pengurus DPC PDI Kotawaringin Barat (Kobar), bersama seluruh Badan Partai, Sayap Partai dan partisipan partai, menggelar Halal Bi Halal secara virtual.
Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC PDIP Kobar Ahmadi Riansyah, kami selalu komit menjalankan instruksi Ketua Umum dan tententunya dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Rabu (19/5/2021)
PDI Perjuangan Kobar menggelar Halal Bi Halal virtual. meskipun hanya secara virtual, namun makna dari halal bi halal itu sendiri tidak berkurang dalam rangka menjalin silaturrahmi, memperkuat ukhuwah Islamiah, memperkokoh hablum minannas,” jelas Ahmadi Riansyah kepada Kotawaringin News, Rabu (19/5/2021).
Bersama Ibu Megawati Soekarno Putri, dan kader Seluruh Indonesia, sekaligus melaksanakan rapat persiapan kegiatan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang rencana akan dilaksanakan pada 23 Mei 2021, terang Ahmadi Riansyah.
Ahmadi menambahkan, Ibu Megawati Soekarno Putri menekankan, pada Lebaran tahun ini, masih ada pembatasan-pembatasan akibat pandemi Covid-19, sehingga kita belum bisa berkumpul bersama keluarga besar dan handai taulan.
Namun kata Ahmadi ibu Megawati berharap semuanya tetap merasa yakin bahwa kebahagiaan masih bisa diciptakan di hari yang fitri itu.
Pesan ibu Megawati, kita harus tetap bersyukur atas semua nikmat dan karunia dari Allah SWT. Maka tidak ada alasan untuk kita menyerah, jangan larut dalam kesedihan panjang, karena kita adalah bangsa yang kuat, bangsa yang berani membanting tulang bersama untuk mewujudkan tujuan bersama.
Jadikan Hari Raya Idulfitri untuk semakin menguatkan rasa kepedulian kita, dengan menemui masyarakat, turun ke bawah, berbagi kebahagiaan, dan membantu yang memerlukan pertolongan, ucap Ahmadi Riansyah.
“Ibu Ketua Umum juga mengingatkan ajaran Bung Karno, bahwa orang tidak bisa mengabdi kepada Tuhan dengan tidak mengabdi kepada manusia, dan Tuhan bersemayam di gubuknya orang miskin,” pungkasnya. (Yusbob)









