
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Bertempat di Lapangan Sampuraga Lama Jl. Syutan Syahrir Kelurahan Sidorejo Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat, Selasa, (18/01/2022) telah dilaksanakan Apel Gelar Personil dan Sarpras program prioritas penanganan karhutla, banjir, kejahatan lingkungan, dan Covid 19.
Kegiatan Apel dihadiri oleh Kapolres kobar AKBP Devi Firmansyah, Dandim 1014/Pbn diwakili kasdim Mayor Inf Edy Sucipto, Danlanud Iskandar diwakil kapten Marwan, Ketua DPRD kobar Bpk Rusdi Gozali, Kajari Kobar diwakili Bpk Pandu, Ka BPBD Bpk Ali syahbana dan Kadishub Bpk Amir Hadi.
Dalam Amanat yang dibacakan secara Virtual oleh Kapolda Kalteng disampaikan bahwa saat ini walaupun istilahnya Kemarau basah, namun kita tetap selalu waspada akan bahaya karhutla dengan selalu mengecek kesiapsiagaan prasarana dan personil. Tak kalah penting potensi banjir juga sampai saat ini masih menjadi ancaman serius yang harus kita hadapi bersama.
Lebih lanjut Kapolda mengutarakan Program prioritas yang harus kita laksanakan yaitu antara lain penanganan pandemi covid 19 dengan pencapaian vaksin pertama di angka 80% dan vaksin ke dua di angka 50% dan untuk saat ini pelaksanaan vaksinasi terhadap anak umur 6 sampai 12 tahun harus sudah mencapai 100%.
Selanjutnya Kapolda dalam amanatnya mengungkpakan, terkait dengan program food estate, pembentukan satgas terpadu telah dilaksanakan, selama pandemi kebutuhan pangan tidak bisa dihindari dan kita dituntut untuk bisa berkreasi untuk menciptakan sumber makanan dalam skala kecil dengan memanfaatkan lahan yang ada untuk kebutuhan hidup.
Terkait dengan pemberantasan kejahatan lingkungan hidup, telah dilakukan pemetaan di wilayah Kalimantan Tengah terkait kejahatan terhadap lingkungan hidup seperti ilegal minning, dan telah dilakuakan penegakan hukum.
Dikesmepatan berbeda, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1014 /Pbn Mayor Inf Edy Sucipto yang mewakili Dandim mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka sinergitas seluruh instansi yang terkait untuk bersama-sama siaga dan mempersiapkan diri untuk mengantisipasi bencana alam baik itu karhutla, banjir dan yang sampai saat ini masih menjadi tugas kita bersama yaitu menghadapi Pandemi Covid 19.
Dikatakannya, meskipun datangnya bencana ataupun wabah merupakan hal yang sulit dihindari dan diperkirakan secara pasti dan tepat, semua elemen pemerintahan dan masyarakat harus tetap waspada, mawas diri dan menyiapkan langkah pencegahan dan penanganan sedini mungkin.
“Persiapan dan kesiapan untuk mengantisipasi dan menangani datangnya bencana merupakan langkah yang tepat, agar dampak buruk dari bencana tersebut dapat diantisipasi dan diminimalisir,” ujar Kasdim.(Yusbob)







