Menu

Seleksi Direktur Bajurung Raya : 7 Perserta, 1 Mundur, 6 Tak Lolos

Kotawaringin News, Lamandau – Hingga kini jabatan direksi untuk Perusahaan Daerah (PD) Bajurung Raya, Kabupaten Lamandau, masih kosong. Betapa? Dari 7 peserta yang mendaftar calon direksi perusahaan plat merah itu, tak ada satu pun yang lulus seleksi.

Seperti diketahui, requitmen calon direksi itu secara resmi ditandai dengan diterbitkannya surat dari Sekretariat Daerah nomor Ek.500/17/1/2020, yang memuat tentang pengumuman seleksi calon direksi PD Bajurung Raya kabupaten Lamandau. Dari surat pengumuman yang ditandatangani Pj Sekda Lamandau H Masrun itu dijelaskan waktu pendaftaran seleksi calon Direksi PD Pajurung Raya berlangsung selama satu bulan terhitung dari tanggal 7 Februari hingga 6 Maret 2020.

Menurut H Masrun, ada 7 calon direksi yang lolos secara administrasi. Berkas itu diserahkan ke Sekretariat Pendaftaran pada Bagian Administrasi dan SDA Setda Lamandau. Namun dari 7 peserta tersebut, tak ada satupun yang terpilih Pemkab Lamandau untuk menakhodai PD Bajurung Raya. Ia merinci, 1 peserta mengundurkan diri, sedangkan 6 lainnya tidak memenuhi syarat dalam seleksi wawancara fit and proper test dihadapan para panelis dari Pemkab Lamandau. “Para panelis yang terdiri dari sejumlah pejabat di Pemkab Lamandau itu memberi penilaian terhadap visi dan misi yang presentasikan para calon. Namun, setelah dijumlahkan nilai dari para panelis itu, tak ada satupun yang memelebihi batas minimal. Batas skornya itu 400 poin.”

Karena itu, lanjut dia, Pemkab Lamandau bakal kembali menggelar requitmen calon direksi Bajurung Raya itu. Tapi, belum ada kepastian waktu. Hal ini, kata H Masrun, dikarenakan virus corona yang sedang mewabah secara nasional. “Requitmen ini akan dijadwal ulang setelah wabah corona ini selesai. Mudah-mudahan cepat selesai wabah ini sehingga tidak mengganggu aktivitas pemerintahan dan masyarakat, khususnya di Lamandau.”

Sebelumnya, dalam syarat administrasi, calon pelamar harus mempunyai riwayat pendidikan sekurang-kurangnya adalah strata 1 atau S1, usia maksimal 50 tahun hingga mempunyai pengalaman kerja minimal lima tahun.

Disebutkan juga dalam persyaratan khusus bahwa pelamar tidak terikat hubungan keluarga dengan Bupati atau Wakil Bupati Lamandau atau dewan pengawas atau Direksi lainnya sampai derajat ketiga menurut garis lurus atau kesamping termasuk menantu dan ipar.

Peserta juga harus memastikan kesediaannya untuk mengikuti seluruh rangkaian seleksi serta memenuhi dan mentaati ketentuan seleksi yang ditentukan oleh tim seleksi. (BH/K2)

No comments

Tinggalkan Balasan

Panglima Utar

Sensus Penduduk 2020

Ikuti Kami Di Facebook