oleh

Satreskrim Polres Kobar Amankan Seorang Pria Yang Melakukan Penghinaan Terhadap Polri

Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Satreskrim Polres Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil mengamankan 1 tersangka berinisial RA dalam kasus tindak pidana informasi dan transaksi elektronik di wilayah Hukum Polres Kobar.

Tersangka RA pada hari Jumat pada tanggal 16 Juli 2021, melakukan Penghinaan atau pencemaran nama baik terhadap Polri melalui Sosial Media nya dengan memposting Video di akun Instagram miliknya yang bernama @akafortyseven.

Ada tiga slide video yang di unggahnya pada akun Instagram miliknya tersebut yang pertama video dengan latar blangko yang bertuliskan ” Ranmor anjir gegara gak pake helm motor mama pula yang di bawa nih, di cap maling pula”, untuk slide ke dua tersangka meludahi masker yang berlogo Tri Brata Polri, dan slide ke 3 tersangka membakar masker tersebut.

Dalam hal ini Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah mengatakan, bahwa tersangka RA ini memiliki Followers sekitar 6000an, dan perbuatannya yang dilakukan itu di lihat banyak orang, dan juga sempat viral.

“Tersangka mengaku pada saat melakukan itu dalam kondisi di bawah pengaruh minuman beralkohol, dan yang bersangkutan ini salah persepsi, memang saat itu motor miliknya di amankan oleh pihak satlantas, Karena pada saat itu yang bersangkutan tidak bisa menunjukan STNK nya,” ucap AKBP Devy Firmansyah, saat Pers Reales berlangsung, Senin 2 Agustus 2021, di halaman Makopolres Kobar

Kapolres menambahkan, pada saat tersangka sudah bisa menunjukan STNK miliknya, kemudian pihak Satlantas mengembalikan motor miliknya, karena memang merasa kesal juga maka tersangka membuat video penghinaan tersebut.

Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu satu buah memori yang berisikan rekaman video, satu buat handphone merek Samsung type M31 Wrna biru.

Pasal yang di kenakan kepada tersangka yaitu Pasal 45 ayat (3) Jo pasal 27 ayat (3), undang undang no 19 tahun 2016, tentang perubahan atas UU no 11 tahun 2008 tentang ITE, dengan ancaman penjara paling lama 4 tahun penjara atau denda sebesar Rp 750.000.000,- (Tujuh ratus lima puluh juta rupiah). (Risa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed