
Salim Punya Gae, sang penakluk Gunung Semeru.
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Setelah disibukkan dengan rutinitas yang padat setiap harinya, tentu sesekali perlu untuk melakukan traveling guna melepas penat. Dalam traveling ada baiknya mengajak partner yang tepat supaya liburan semakin menyenangkan, Senin (1/2/2021).
Hal ini yang dilakukan oleh Agus Salim atau lebih dikenal dengan sebutan Salim Punya Gae, menurutnya traveling terkadang tidak melulu tentang destinasi yang telah ditentukan. Melainkan bisa jadi dengan mengeksplor sebuah tempat baru yang jarang dikunjungi oleh banyak banyak orang.

Setiap kisah tentang traveling biasanya juga diwarnai dengan berbagai kejadian tak terduga, dan disinilah jiwa petualang di uji. Menjadi spontan dalam menanggapi berbagai adegan tak terduga adalah hal terpenting dalam taveling, dirinya pernah menaklukkan tingginya Gunung Semeru yang ada di Jawa Timur.
Saya hobi travelling dan berpetualang dialam bebas memang sudah dari kecil, puas tersalurkan saat masih kuliahan pun demikian, kebetulan waktu kuliah ikut mapala, ujar Salim saat berbincang dengan Kotawaringin News.
Berpetualang di alam bebas yang paling berkesan saat muncak gunung Semeru pada tahun 2007 di akhir saya kuliah, disana merasakan dinginnya danau ranu kumbolo dan singkatnya berada di puncak karena mengejar waktu erupsi normal kawah semeru (Jonggring Saloko ).
Setelah saya lulus kuliah saya bekerja diperusahaan tambang di lamandau, hobi berpetualang sempat tersalurkan yang paling berkesan adalah saat harus berjalan kaki selama tiga jam menuju desa terdekat, kenang Salim.
Kebetualan kami sekeluarga hobi travelling jalan-jalanya, kami sempatkan semingu sekali jalan bersama walau hanya dalam kota karena pandemi kami hentikan travelling ketempat ramai melainkan ketempat yang menarik, namun sepi, ucap Salim Punya Gae.
Dengan berbagi waktu di alam kita akan bisa bermuhasabah dan bisa melahirkan ide-ide produktif, imbuh Salim Punya Gae. (yusbob)







