
Foto bersama seusai penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2022. (Bayu Harisma)
Kotawaringin News, Lamandau – Komitmen PT Pilar Wanapersada dalam melestarikan hutan, cukup tinggi. Betapa? Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2022, perusahaan dibawah bendera DSN Group itu melaksanakan deklarasi perlindungan dan penghijauan kawasan bernilai konservasi tinggi.
Asisten I Setda Lamandau, Muriadi, yang mewakili Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, mengapresiasi program yang digagas PT Pilar Wanapersada tersebut. Menurutnya, menjaga dan melestarikan hutan dan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, termasuk pihak dunia usaha.
“Kegiatan hari ini merupakan wujud nyata kepedulian kita bersama dalam menjaga dan melestarikan hutan dan lingkungan. Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Lamandau sangat mengapresiasi aksi yang diinisiasi oleh PT Pilar Wanapersada ini,” ungkapnya.
Setidaknya ada 5 bukit di kawasan PT Pilar Wanapersada dan mencakup 5 desa yang telah ditetapkan sebagai kawasan bernilai konservasi tinggi, yakni Bukit Bolau, Kakalau, Pendulangan, Lajah manah dan Bukit Ombut.
“Intinya, kawasan hutan harus tetap kita lestarikan demi masa depan anak cucu kita. Jangan sampai anak kita hanya tahu nama kayu tetapi tidak tahu seperti apa pohon ataupun daunnya,” ujarnya.
Diketahui, dalam acara deklarasi tersebut juga dilakukan penanaman bibit buah-buahan lokal.
Di tempat yang sama, Plantantion Head PT Pilar Wanapersada, Bambang Supriyadi mengatakan, selalu melakukan monitoring secara berkala dalam menjaga dan melestarikan kawasan bernilai konservasi tinggi. Sekurangnya ada 1.200 hektare yang merupakan kawasan bernilai konservasi tinggi di wilayah PT Pilar Wanapersada.
“Istilahnya, kita ini meminjam bumi kepada anak cucu kita. Tentu, kita sebagai yang meminjam itu harus menjaga dan melestarikannya.”
Dia pun menyebut bahwa aksi nyata menjaga hutan dan lingkungan bukan hanya sebatas penanaman penghijauan di kawasan konservasi bernilai tinggi.
“Kita juga akan memberikan bantuan bibit buah-buahan kepada masyarakat desa. Sehingga diharapkan dengan langkah kecil yang dilakukan secara bersama maka kelestarian alam di Kabupaten Lamandau tetap terjaga,” sebutnya. (BH/K2)










