
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Polisi membubarkan para remaja yang diduga akan melakukan aksi balap liar di Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat. Total ada enam orang yang diamankan polisi.
Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Bayu Wicaksono melalui Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Faizal Firman Gani membenarkan kejadian itu. Peristiwa tersebut terjadi di Sepanjang Jalan A. Yani dan Pasar Karang Mulya, dan Sepanjang Jalan Desa Simpang Berambai menuju Desa Natai Kerbau, Rabu (6/4/2022), jam 05.00 Wib.
“Iya (ada balap liar dibubarkan),” kata Faizal Firman Gani saat dimintai konfirmasi, Rabu (6/4/2022), sore.
Faizal mengatakan kejadian bermula ketika Patroli Piket Polsek Pangkalan Banteng dalam rangka mencegah kegiatan Balapan Liar ( Bali ) dan Tindak Pidana lainnya di wilayahnya, yang dipimpin oleh Kanit Binmas Aipda Edi Susilo.
Tim Patroli mendapatkan laporan dari warga bahwa ada sejumlah remaja yang akan melakukan aksi balap liar, kata Iptu Faizal Firman Gani.
Dalam kegiatan tersebut petugas Patroli menemukan indikasi adanya balapan liar ( Bali ) dan telah dilakukan pembubaran oleh petugas Patroli
Lanjut Kapolsek Faizal Firman Gani, ada sejumlah remaja-remaja yang akan melakukan balapan liar dan dibawa ke Mapolsek Pangkalnan Banteng untuk diberikan arahan kepada remaja tersebut.
Hal ini dilakukan agar ada efek jera terhadap mereka yang balap liar
dan membuat pernyataan supaya tidak mengulangi perbuatannya lagi dengan mengetahui orang tua masing masing dan juga untuk melengkapi surat kendaraan yang diamankan.
Kegiatan Patroli berakhir jam 06.30 Wib, selama kegiatan berlangsung situasi aman dan Kondusif, terang Faizal Firman Gani.
Dalam peristiwa itu, sebanyak enam remaja diamankan beserta barang bukti. Saat ini enam orang tersebut telah diarahkan untuk pulang ke rumah.
Sejumlah pelaku kabur kocar-kacir saat hendak dibubarkan polisi. Para pelaku berhamburan dengan motor masing-masing.
Hanya ada 6 orang yang berhasil diamankan polisi. Polisi mendatakan 6 pelaku untuk dikembalikan ke orang tua masing-masing.
“Kemudian enam orang beserta unit kendaraan yang diamankan untuk diarahkan pulang ke rumah masing-masing,” imbuhnya. (Yus)







