Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan, Welduline. (Ist/Yasir)
Kotawaringin News, Seruyan – Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan meminta sekolah menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran dengan kondisi udara di wilayah masing-masing.
Selain menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di sejumlah titik, guru juga diminta mengatur waktu kegiatan belajar agar tidak berlangsung pada jam yang dinilai kurang aman bagi peserta didik.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan, Welduline, mengatakan kebijakan tersebut memberikan ruang kepada sekolah untuk menyesuaikan kegiatan belajar berdasarkan kondisi di lapangan.
“Kami juga meminta sekolah untuk menyesuaikan jam pembelajaran dengan kondisi di lapangan. Guru dapat mengatur waktu pembelajaran agar tidak berada pada jam yang kondisi udaranya paling tidak memungkinkan. Jadi, kebijakannya menyesuaikan situasi masing-masing wilayah,” kata Welduline.
Menurutnya, penerapan PJJ tidak harus dilakukan secara seragam di seluruh wilayah Seruyan. Sekolah yang berada di wilayah dengan kondisi udara relatif lebih baik dapat menyesuaikan pembelajaran berdasarkan situasi setempat.
Sementara sekolah yang berada di wilayah dengan paparan asap lebih tinggi dapat menerapkan pembelajaran dari rumah untuk sementara waktu.
Dinas Pendidikan juga meminta guru tetap memperhatikan beban belajar siswa selama pelaksanaan PJJ. Materi yang diberikan diharapkan tetap terukur dan dapat dipahami peserta didik.
Orang tua juga diharapkan membantu memastikan anak mengikuti kegiatan pembelajaran dari rumah sesuai jadwal yang telah ditetapkan sekolah.
Dengan pola tersebut, kegiatan pendidikan tetap berlangsung tanpa mengabaikan faktor keselamatan dan kesehatan peserta didik. (Ys/K2)



