Pembukaan Danau Sembuluh Ethnic Festival 2026 di Desa Sembuluh I, Kecamatan Danau Sembuluh. (Ist/Yasir)
Kotawaringin News, Seruyan – Pemerintah Kabupaten Seruyan mengingatkan masyarakat agar menjadikan pelaksanaan Danau Sembuluh Ethnic Festival 2026 sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Pesan tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Seruyan, Sukardi, saat membacakan sambutan Bupati Seruyan pada pembukaan Danau Sembuluh Ethnic Festival 2026 di Desa Sembuluh I, Kecamatan Danau Sembuluh.
Festival berlangsung selama sepekan, mulai 3 hingga 10 Oktober 2026. Di tengah rangkaian kegiatan tersebut, masyarakat juga diminta berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan,” ujar Sukardi.
Ia meminta masyarakat tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Selain itu, warga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran.
Menurutnya, Danau Sembuluh harus dikenal bukan hanya karena festival dan kekayaan budayanya, tetapi juga karena keindahan alam yang tetap terjaga.
“Kita ingin Danau Sembuluh tidak hanya dikenal karena festivalnya, tetapi juga karena keindahan alamnya yang kita jaga bersama,” katanya.
Sukardi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga hutan dan lahan sekaligus menciptakan suasana yang aman, nyaman dan tertib selama pelaksanaan festival.
Pesan tersebut sekaligus mempertegas bahwa pengembangan budaya dan pariwisata harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan. (Ys/K2)



