
Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan Bahrun Abbas dalam Rapat Paripurna ke-4 DPRD Seruyan, Senin (21/09/2026). (Ist/Yasir)
Kotawaringin News, Seruyan – Pemerintah Kabupaten Seruyan menghadapi penyesuaian kemampuan fiskal daerah setelah pendapatan daerah mengalami penurunan sekitar Rp3 miliar. Pada saat yang sama, belanja daerah juga terkoreksi sekitar Rp20 miliar.
Kondisi tersebut disampaikan Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda melalui Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan Bahrun Abbas dalam Rapat Paripurna ke-4 DPRD Seruyan, Senin (21/9/2026).
Bahrun menyampaikan, perubahan pada sisi pendapatan dan belanja daerah tersebut menjadi bagian yang perlu dibahas lebih lanjut antara pemerintah daerah dan DPRD Seruyan.
“Terhadap perubahan pendapatan maupun belanja daerah ini tentunya akan kita bahas lebih lanjut bersama DPRD,” ujar Bahrun dalam penyampaiannya.
Menurutnya, penyesuaian tersebut membutuhkan pembahasan secara bersama agar kebijakan anggaran yang nantinya ditetapkan tetap dapat diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan dan kepentingan masyarakat.
Bahrun mengatakan, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda juga menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menghadapi kondisi fiskal tersebut.
“Bapak Bupati mengharapkan legislatif dan eksekutif dapat terus bersinergi dalam mengentaskan berbagai persoalan yang kita hadapi,” katanya.
Ia menambahkan, keterbatasan fiskal tidak boleh menghilangkan orientasi pemerintah terhadap pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sinergi antara Pemkab Seruyan dan DPRD, lanjut Bahrun, diperlukan agar program pembangunan tetap dapat disusun secara efektif dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
“Semangatnya adalah bersama-sama mewujudkan pembangunan Bumi Gawi Hatantiring yang lebih bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat,” ujarnya. (Ys/K2)







