
Kotawaringin News, Lamandau – Wakil Bupati Riko Purwanto ikuti video conference (Vicon) Rapat Koordinasi Strategi Pencegahan Korupsi Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta di 5 Provinsi bersama KPK RI. Jumat, 16 September 2022.
Saat membuka acara vicon tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menjelaskan kondisi pencegahan korupsi terintegrasi di wilayah Kalteng.
Dijelaskan Gubernur, rata-rata capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) 2022 untuk Provinsi Kalteng sebesar 82,78 persen. Angka ini turun sekitar 8,22 persen apabila dibandingkan capaian 2021 sebesar 91 persen.
Sementara itu, capaian MCP 2022 untuk tingkat pemerintah daerah se-Kalteng adalah sebesar 64 persen atau turun lima persen apabila dibandingkan dengan tahun 2021 yang mencapai 69 persen. Penurunan capaian MCP pada 2022 ini disebabkan oleh beberapa kendala.
Faktor tersebut antara lain, yaitu terjadinya keterlambatan penyerahan RAPBD, minimnya SDM PPBJ, belum lengkapnya peraturan daerah di beberapa sektor terkait delapan area intervensi, serta pemungutan pajak yang masih belum optimal.
Selain itu, juga pengelolaan dan sertifikasi aset yang belum maksimal, pengelolaan dana desa yang masih perlu mendapat perhatian, hingga belum optimalnya presentasi yang diraih oleh beberapa Kabupaten.
Menanggapi hal tersebut, Wabub Riko Porwanto mengaku, berkomitmen untuk meningkatkan capain. Selain itu, mengevaluasi rencana aksi program pemberantasan korupsi yang sudah berjalan dan memperbaiki kekurangan yang ada.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan juga pembelajaran bagi kita semua. Agar dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah, kita semua terhindar dari segala praktik korupsi dan mampu transparan serta akuntabel,” harapnya.(BH)










