
Ist
Kotawaringin News, Lamandau – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau berkomitmen untuk segera mewujudkan jaminan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, salah satunya air bersih.
Belum lama ini, Pemkab menggelar pertemuan bersama Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri RI) yang dilaksanakan, di Jakarta.
Pertemuan yang diterima langsung Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Setyabudi dalam rangka koordinasi terkait Pengembangan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lamandau dalam rangka pemenuhan kebutuhan air di daerah.
Bupati Lamandau Hendra Lesmana mengatakan, saat ini kebutuhan air masyarakat telah melebihi kapasitas produksi PDAM Lamandau, sehingga diperlukan pembangunan unit produksi baru. Hal ini menyusul terus meningkatnya jumlah penduduk di Kabupaten yang Berjuluk Bumi Bahaum Bakuba tersebut. “Selain itu juga diperlukan pembangunan jaringan pipa PDAM baru untuk dapat meningkatkan jangkauan PDAM Lamandau secara merata ke arah beberapa Kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Lamandau,” ujar Hendra.
Menurutnya, pertemuan tersebut sangat penting dan strategis dalam upaya pemerintah untuk memberikan jaminan pemenuhan kebutuhan air bersih secara merata kepada masyarakat. “Selain bersilaturahmi, kunjungan saya ke Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri adalah untuk berkoordinasi mengenai pemenuhan kebutuhan ketersediaan air bersih Kabupaten Lamandau, karena memang saat ini kita membutuhkan IPA baru untuk perluasan ke sejumlah kecamatan,” jelasnya.
Bupati menambahkan, terlebih saat ini permintaan di daerah terus meningkat setiap tahunnya, sementara kebutuhan PDAM yang dimiliki saat ini jangkauannya juga terbatas di wilayah dalam kota saja. “Saat ini telah terjadi antrian daftar tunggu pelanggan lebih dari 3094 SR tahun 2022, sehingga IPA PDAM Lamandau harus ditingkatkan untuk bisa mengcover dan meningkatkan pelayanan maksimal kepada masyarakat Lamandau, hingga ke sejumlah kecamatan,” pungkasnya. (B/BH/K2)










