
Kotawaringin News, Lamandau – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 29, Pemkab Lamandau melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB) bersama TP PKK setempat melaksanakan kegiatan Gerakan Berkunjung ke Keluarga (Gerebek) Stunting dan Bumil (Ibu Hamil) di kelurahan Nanga Bulik, Minggu 3 Juli 2022.
Diketahui, selain untuk memastikan kondisi masyarakat terkait kesehatan keluarga khususnya yang memiliki risiko stunting, Gerebek Stunting dan Bumil yang akan dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Lamandau itu juga dilakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
“Hari ini, TP PKK Lamandau bersama DP3A2KB dan perwakilan BKKBN melaksanakan Gerebek Stunting dan Bumil sebagai upaya menekan angka stunting di Kabupaten Lamandau,” ungkap Ketua TP PKK Lamandau, Rusdiyanti Hendra Lesmana.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas P3AP2KB Lamandau, Friaraiyatini mengatakan, angka stunting di Lamandau cukup tinggi sehingga menjadi perhatian khusus pemerintah daerah.
“Berdasarkan hasil dari Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting di Kabupaten Lamandau di angka 23 persen lebih. Diharapkan di tahun 2024 mendatang, seperti target kita untuk Lamandau angka tersebut bisa turun hingga 12 persen,” ujarnya.
Kegiatan Gerebek Stunting tersebut merupakan upaya pemerintah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya pencegahan dan penurunan angka stunting.
“Kami sampaikan terima kasih kepada Pemkab Lamandau dan TP PKK yang telah mendukung kegiatan ini, sehingga diharapkan masyarakat akan semakin memahami pentingnya pencegahan terhadap bahaya stunting dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, risiko stunting itu muncul pada 5 sasaran utama diantaranya remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui serta Balita usia 0 sampai 59 bulan.(BH)










