
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Pemerintah saat ini sedang bergairah untuk mendorong UMKM Indonesia agar bisa menembus pemasaran digital atau e-commerce.
Menurut Monica Putri Rasyid, Gairah pertumbuhan UMKM go-digital bisa kita lihat dari optimisme pemerintah, ini dirasa cukup potensial untuk diraih karena UMKM sudah memasuki pasar digital, ucapnya Kamis (29/4/2021).
Selain itu, potensi UMKM terhadap perputaran roda perekonomian memiliki persentase cukup besar. Jika pemerintah berhasil memasarkan produk-produk UMKM yang berkualitas melalui pasar digital, bukan tidak mungkin sumbangsih sektor ini terhadap PDB akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan, kata Monica Putri Rasyid.
Selain itu dalam wilayah implementatif, pemerintah juga mendorong UMKM untuk memperluas jejaring pemasarannya agar bisa menjangkau yakni dengan menerapkan program e-smart.
Klinik Bisnis (KB) memanfaatkan kerja sama dengan para marketplace sehingga pelaku UMKM bisa memasuki pasar online secara lebih mudah, terang Monica Putri Rasyid.
Untuk mensukseskan program tersebut Klinik Bisnis menggandeng beberapa aplikasi terkenal yang sukses menawarkan jasa marketplace seperti Lazada dan yang lainya.
Selain itu, Klinik Bisnis juga melakukan kolaborasi dengan menggandeng beberapa mitra untuk mendorong suksesnya program itu.
Meskipun memiliki prospek yang cukup bagus dan potensi sumbangsih yang besar, proses digitalisasi UMKM masih menghadapi berbagai masalah di tingkat akar rumput.
Dari berbagai permasalahan yang dihadapi UMKM, Klinik Bisnis mulai memformulasikan skema terbaik untuk mengeliminasi hambatan UMKM.
Meskipun tidak menutup kemungkinan persaingan antar UMKM berlangsung sengit, dengan dukungan Klinik Bisnis dan inovasi yang dilakukan secara mandiri, usaha kecil dan menengah tersebut akan mampu bersaing dalam pasar digital.
Salah satu keuntungan yang didapat saat UMKM terjun di pasar e-commerce adalah citra perusahaan yang meningkat dan dapat memunculkan jejaring pemasaran dengan lebih cepat, pungkasnya. (Yusbob)









