
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Menjelang hari raya Idul Adha 1442 Hijriah, harga cabai merah di Kotawaringin Barat berangsur naik. “Hari ini harga cabai di tingkat pengecer mencapai Rp 80/90 ribu per kilo, bahkan ada yang menjual di atas harga itu,” kata Isma salah satu pengunjung di Pasar Palagan
Harga cabai tersebut terus alami kenaikan sejak sepekan terakhir, mulai dari Rp 75 ribu per kilo berangsur naik hingga mencapai Rp 80/90 ribu. Namun, harga cabai tersebut tidak serta merta terus alami kenaikan. Terkadang harga cabai sempat turun, namun naik kembali. Kenaikan kali ini melebihi harga cabai sebelumnya.
Sementara itu, Amat (38 tahun) salah satu pedagang di pasar tradisional, menyebutkan, meningkatnya harga cabai disebabkan oleh stok atau pasokan cabai merah mulai berkurang, Sabtu (17/7/2021).
Sehingga hukum ekonomi berlaku, jika permintaan meningkat dan stok berkurang maka harga akan meningkat, sementara jika permintaan berkurang dan stok meningkat maka harga akan turun, kata Amat.
Sementara itu, harga bahan pangan lainnya cenderung stabil, seperti bawang merah dan bawang putih yang harganya masih berkisar di angka Rp 35 ribu sampai Rp 40 ribu per kilogram.
Sementara itu, pedagang di Pasar Indra sari turut mengeluhkan daya beli masyarakat yang cenderung menurun dalam beberapa bulan terakhir. “Iya, daya beli masyarakat menurun, terutama pasca hari Raya Idul Fitri kemarin,” kata Lia pedagang di Pasar Indra sari.
Menurunnya daya beli masyarakat tersebut, menurut Lia, disebabkan oleh banyak faktor, selain Idul Adha. Diantaranya, banyak masyarakat yang mempersiapkan biaya pendidikan anak-anaknya karena memasuki tahun ajaran baru.
Sementara berdasarkan pemantauan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kotawaringin Barat.
Harga cabai merah besar yakni Rp80.000 per kg sedangkan pekan lalu Rp70.000, cabai merah keriting Rp80.000 per kg, pekan lalu Rp60.000, dan cabai rawit merah Rp100.000, pekan lalu masih Rp70.000 per kg. Pemantauan dilakukan di Pasar Cempaga Sari, Pasar Indra Sari dan sejumlah pertokoan di Pangkalan Bun. (Yusbob)







