
Wakil Ketua II DPRD Kobar, Sri Lestari (kanan). (Yusro)
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tahun ini berlangsung dalam suasana tenang dan penuh kebersamaan. Tidak ada aksi demonstrasi di jalan, para buruh justru memilih merayakannya dengan syukuran sederhana yang sarat makna.
Wakil Ketua II DPRD Kobar, Sri Lestari, menyampaikan apresiasi atas sikap para pekerja yang dinilai menunjukkan kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi. Ia menilai, pilihan merayakan May Day secara damai menjadi contoh positif dalam menjaga stabilitas daerah.
“Saya sangat mengapresiasi sikap para buruh yang memilih cara damai. Ini menunjukkan bahwa penyampaian aspirasi bisa dilakukan dengan lebih santun tanpa harus turun ke jalan,” ujar Sri Lestari.
Menurutnya, suasana yang kondusif justru membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara buruh, pemerintah, dan pihak terkait lainnya. Ia menekankan bahwa dialog menjadi kunci dalam mencari solusi atas berbagai persoalan ketenagakerjaan.
“Kalau komunikasi berjalan baik, maka apa yang menjadi keluhan dan harapan buruh bisa disampaikan dengan lebih jelas. Ini akan mempermudah dalam mencari jalan keluar bersama,” tegasnya.
Sri Lestari juga menyinggung bahwa banyak kebijakan ketenagakerjaan merupakan kewenangan pemerintah pusat. Oleh karena itu, ia menilai pendekatan yang lebih dialogis di tingkat daerah merupakan langkah strategis agar aspirasi tetap tersalurkan secara efektif.
“Kita harus memahami bahwa kebijakan besar ada di pusat. Jadi di daerah, penting untuk menjaga situasi tetap kondusif sambil terus menyuarakan aspirasi melalui jalur yang tepat,” tambahnya.
Ia berharap peringatan May Day ke depan tetap mengedepankan cara-cara damai dan penuh kebersamaan. Menurutnya, semangat perjuangan buruh tidak berkurang, justru semakin kuat ketika dibangun melalui komunikasi yang sehat dan berkelanjutan. (Yus/K2)







