
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Pencurian disertai penganiayaan dengan kekerasan terjadi di Kecamatan Arut Selatan, kabupaten Kotawaringin Barat. Anak korban yang masih berusia 14 tahun dipukul pakai palu hingga bersimbah darah dan tak sadarkan diri, Kamis (20/5/2021).
Berikut sejumlah hal yang sejauh ini diketahui, beserta kronologi peristiwa berdasarkan pemeriksaan sementara yang telah dilakukan Polsek Arut Selatan Polres Kotawaringin Barat.
Menurut keterangan Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah saat press release, mengakatatan bahwa kejadian pada dini hari diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.
“Anak korban sedang tidur sendirian, kejadian pada hari minggu (16/5) sekira jam 03.00 WIB,” ujar Kapolres Kotawaringin Barat AKPB Devy Firmansyah.
Pencuri melihat pintu dan jendela rumah korban terlihat tidak terkunci, disebut masuk melalui pintu di bagian belakang rumah, terang Kapolres.
Lanjut Kapolres, dugaan ini diperkuat dengan tanda-tanda yang disampaikan oleh pelaku berinisial AB yang tak lain adalah pekerja kuli bangunan, yang tinggal tidak jauh dari rumah korban.
Anak korban ini baru berusia 14 tahun, yang tidur dikamar sendirian hingga terbangun, mendengar suara orang mencurigakan.
Lantas membuka pintu kamar, hingga pelaku terkejut dan memukuli pakai palu secara membabi buta, mengenai kepala bagian belakang, dan telinga hingga mengeluarkan darah segar dan tak sadarkan diri, terang Kapolres.
Tak hanya memukul korban, pelaku juga mencoba memukul ibu korban, kata Kapolres.
“Dari pengakuan, ibi korban ini dirinya sempat melakukan perlawan dan menangkisnya, hingga pelaku merasa ketakutan dan melarikan diri,” terang Devy Firmansyah.
Atas kejadian ini anak berusia 14 tahun yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMPN) di salah satu sekolah di Kecamatan Arut Selatan ini mendapatkan perawatan di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. (Yusbob)







