
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat, Pelayanan vaksinasi terhadap masyarakat pun terus dilakukan. Hingga saat ini capaian vaksinasi sudah mencapai 82,17 persen atau sekitar 167.057 orang.
Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengatakan, sejak Kobar di terjang badai Covid-19, berbagai upaya di lakukan agar masyarakat Kobar terhindar dari penyebaran Virus Corona tersebut, yang salah satunya melalui kegiatan vaksinasi, Selasa (7/12/2021).
Dimana menurut Bupati, vaksinasi tidak hanya fokus pada vaksin dosis pertama, namun yang kedua juga terus dilakukan mengingat capaian vaksinasi dosis kedua masih sangat minim. Bahkan agar meningkatkan sasaran vaksin, pemerintah daerah pun menggunakan sistem jemput bola.
“ Kami tetap optimis akan realisasi capaian sasaran vaksin, hingga kini vaksinasi kita jalan terus. Sekarang sudah 82,17 persen yang sudah dosis pertama. Tapi untuk dosis kedua baru 46,86 persen. Maka harus banyak yang harus dikejar,”kata Bupati.
Selanjutnya pihaknya menergetkan dalam vaksinasi ini setiap harinya lebih dari 1000 dosis vaksin dberikan kepada masyarakat. Sehingga nantinya setiap hari ada pergerakan untuk jumlahmasyarakat yang divaksin.
“Semua yang menjaditarget vaksinasi kita vaksin. Semua fasilitas keshetan tengah gencar melakukan vaksinasi. Supaya cakupan yang mendapat vaksin jauh lebih banyak,” ujarnya.
Menurutnya, dengan semakin banyak masyarakat yang mendapatlan vaksin maka semakin bagus. Mengingat dengan adanya vaksinasi ini untuk meminimalisr penularan covid-19 di Kobar.
“Dengan divaksin masyarakat memiliki imun yang baik dalam tubuhnya. Sehingga masyarakat yang divaksin lebih banyak, maka tingkat penularanya semakin baik,” terangnya.
Maka dari itu, bagi yang sudah vaksin juga jangan mengabaikan protokol kesehtaan. Sedangkan bagi yang belum vaksin agar mendatangi tempat pelayanan vaksinasi.
“Dengan ikut vaksin maka bersama-sama membantu pemerintah dalam memutus rantai covid-19. Sehingga kedepan kasusnya hilang dan semua aktivitas masyarakat bisa kembali normal. Karena sudah terlalu lama aktivitas masyarakat dibatasi karena pandemi Covid-19,” pungkasnya. (Yusbob)









