
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Perjuangan dan kerja keras adalah dua kata yang tepat menggambarkan kegigihan para perwira TNI ini. Bukan tanpa alasan, mereka harus usaha dua kali lipat daripada yang lain. Karena mereka dilahirkan dari keluarga kurang mampu.
Tapi kegigihan dan kerja keras mereka, patut diapresiasi dan dicontoh anak-anak Indonesia. Walau dari keluarga kurang mampu, mereka tetap meraih cita-citanya menjadi seorang prajurit TNI AL.
Ini kisah inspirasi seorang Komandan Pos Angkatan Laut (Posal) Kumai, Letda Laut (P) Rio Kusuma di bawah Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin ini tanpa rasa berat hati melihat salah satu dari calon pendaftar ini tidak ada biaya untuk berangkat.
Danposal Kumai Letda Laut (P) Rio Kusuma langsung meminta kepada orang tua Hendri Prayitno warga Kumai ini agar tidak memikirkan biaya pemberangkatannya, saya juga membiayai Rapid Antigen dan biaya pemberangkatannya.
Jadi untuk recruitment tahun 2021 ini yang pendaftar dari kabupaten kobar ada 7 orang, mereka adalah 4 Calon Taruna AAL – Muhammad Fahri Arif Sudiro, Indika Sulistiawan, Cahya Irsandy, dan Elang Bima Mukti.

Sementara untuk Calon siswa Tamtama TNI AL, Candra Yutairawan, Lulu Muhammad Faizal Rizky, dan Hendri Prayitno.
Lanjut Danposal Kumai Soleh Rio Kusuma, satu diantara 7 orang tersebut mendadak terkendala biaya untuk berangkat ke Lanal Banjarmasin dengan alasan biaya untuk berangkat.
Sekitar Pukul 14.00 WIB, Selasa (18/5/2021) saya panggil anak bernama Hendri Prayitno tersebut untuk datang ke Pos AL Kumai, dikarenakan yang 6 orang sudah berkumpul sementara Hendri Prayitno belum hadir.
“Begitu saya tanya ternyata Hendri Prayitno tersebut tidak punya biaya untuk berangkat, tanpa fikir panjang kami berkoordinasi dengan keluarganya untuk biaya berangkat dan rapid antigen saya yang tanggung”, terang Rio kepada Kotawaringin News.
Kita koordinasi supaya nanti pemberangkatan bisa sama-sama karena terkait dengan akomodasi atau messing yang disediakan di lanal Banjarmasin.
Makanya kemarin kita kumpulkan, dan kita kasih arahan, termasuk sebelum-sebelumnya juga kita bina agar hasilnya itu bisa maksimal dalam penyeleksian nanti, ucap Rio Kusuma
Yang pasti harapannya di antara mereka ada yang masuk, kalau perlu semuanya masuk, tapi namanya seleksi itu pasti ada yang gugur juga.
Mereka selama di sini ikita bina mulai gerakan untuk jasmaninya, bagaimana cara gerakan yang betul supaya dalam tes nanti bisa dihitung sempurna
Harapan kami semoga ada perwakilan dari Kobar yang lulus seleksi, syukur-syukur tujuh anak ini bisa mewakili Kobar menjadi anggota prajurit TNI AL nantinya, pungkasnya. (Yusbob)









