
Kotawaringin News, Kuala Pembuang – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan Zuli Eko Prasetyo mengharapkan kepada pemerintah setempat untuk membangun bank darah, hal ini bertujuan agar masyarakat ingin mentransfusi darah bisa dilakukan kapan saja, dan masyarakat yang memerlukan darah pun bisa cepat ditolong.
“Saya menginginkan di Seruyan ini punya bank darah sendiri, sebagai solusi bagi masyarakat, karena akhir-akhir ini tidak sedikit orang di Seruyan ini yang kebingungan mencari orang yang mau mendonorkan darah ketika ada keluargannya yang sedang sakit dan perlu tambahan darah secepatnya,” ungkapnya, Jum’at, (17/6/22).
Menurut Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu, untuk Seruyan saat ini hanya mengandalkan Unit Transfusi Darah (UTD) yang ada di RSUD Kuala Pembuang itu saja, yang dimana mekanismenya hanya ketika ada pasien yang perlu tambahan darah baru mereka menerima warga yang mau mendonorkan darah untuk pasien, sehingga tidak ada stok darah untuk kemudian hari.
“Melihat dari kondisi ini saya begitu prihatin, pasalnya banyak saya temui di sosial media itu seperti facebook dan sebagainya, banyak warga yang memposting sedang memerlukan darah untuk kerabatnya. Hal ini terjadi karena rumah sakit sendiri tidak memiliki bank darah untuk mengatasinya. Sedangkan kalau pasien tidak ditolong secepat mungkin taruhannya pasti nyawa akibat kehabisan darah itu,” tutur Zuli Eko.
Oleh karena itu ia mendorong pemerintah setempat agar merealisasikan usulannya tersebut yang juga untuk kepentingan masyarakat umum. Kondisi ini harus menjadi perhatian khusus oleh pemerintah setempat untuk direalisasikan, agar masyarakat yang ingin mentransfusi darah bisa dilakukan kapan saja, dan masyarakat yang memerlukan darah pun bisa ditolong secepat mungkin. (NP)








