
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kris Budi Hastuti, mengapresiasi Pak Haris yang merupakan Petani Cabai Asal Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar.
Karena dengan lahan seluas kurang lebih setengah hektar, Petani asal Desa Kubu berhasil membudidayakan cabai dengan baik dan menghasilkan panen kurang lebih sebanyak 12 ton, dengan harga jual 50 ribu perkilogramnya.
Menurut kadis TPHP Kabupaten Kobar Ibu Kris Budi Hastuti menjelaskan, bahwa cabai merupakan salah satu komoditas pertanian yang memicu implasi, dan harus di sosialisasikan kepada masyarakat, agar harga cabai di pasar tidak terlalu tinggi.
“Karena cabe inikan merupakan salah satu komoditas pertanian yang memicu implasi, kita juga harus bisa mengedukasi masyarakat, ini loh sudah ada bukti nyata, dengan lahan setengah hektar pun sudah dapat menghasilkan 12 ton, tidak harus lahan yang luas, kita bisa memanfaatkan perkarangan saja, itu secara keperluan keluarga sudah bisa terpenuhi, jadi tidak tergantung pada pasar lagi,” jelas Kris Budi Hastuti, Selasa 10 Januari 2023.
Kadis TPHP Kabupaten Kobar ini menambahkan, sejauh ini untuk pengembangan pertanian Cabai di kabupaten Kobar untuk tahun 2022 sebanyak 48,4 hektar, dan untuk 2023 di perkirakan sekitar 52 hektar, dan untuk pengembangan terbanyak di Kecamatan Kumai, Pangkalan Lada dan Pangkalan Banteng.
“Sebenarnya kalau di kalkulasi ekonomi dengan sawit membudidayakan cabai jauh lebih besar untungnya,” pungkasnya. (Risa)









