
Kotawaringin News, Lamandau – Perilaku hidup bersih dan sehat diyakini masih menjadi cara paling efektif untuk mencegah penularan virus hepatitis akut, walaupun sejauh ini belum ada kasus ditemukan di Bumi Bahaum Bakuba (Julukan Kabupaten Lamandau).
“Kita imbau ke masyarakat terus menjaga perilaku hidup bersih dan sehat,” ajak Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamandau, Rosmawati di Nanga Bulik. Minggu (5/6) .
Disebutkan dia, perilaku hidup sehat diantaranya, dengan mencuci tangan menggunakan air mengalir, menghindari jajanan makanan yang tidak sehat, karena berpotensi menularkan virus melalui mulut, dan masuknya melalui makanan.
Selain itu, pihak sekolah diingatkan meningkatkan pengawasan serta kesterilan terhadap jajanan makanan yang dijual bebas di sekitar lingkungan sekolah.
Begitu pula dengan anjuran pemerintah kepada masyarakat untuk mengikuti imunisasi dan vaksinasi COVID-19 untuk anak-anaknya, agar diikuti karena sebagai penangkal masuknya virus ke tubuh mereka.
“Kalau imunisasi baik maka itu pertahanan yang ampuh menjaga serangan virus ini. Karena yang terserang ini relatif anak-anak satu bulan sampai 16 tahun,” ucapnya.
Adenovirus dicurigai sebagai penyebab hapatitis akut. Dia menjelaskan Adenovirus merupakan kelompok virus yang dapat menyebabkan infeksi di saluran pernapasan atas, saluran pencernaan, mata, hingga sistem saraf.
“Ini bukan virus biasa, karena ini adenovirus. Oleh karena itu, langkahnya kemudian anak diatas enam tahun kita berikan vaksin Covid-19, jadi kekebalan tetap dijaga. Masyarakat juga diminta untuk melaporkan jika menemukan hal ini (gejala terpapar),” harapnya.
Selain langkah penanganan telah dipersiapkan, Kadis menyarankan kepada masyarakat tidak perlu takut atau khawatir secara berlebihan. Sebab petugas kesehatan telah jauh hari melakukan langkah pencegahan terhadap penularan virus misterius tersebut.(BH)










