
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Upaya pencarian korban penumpang KM Kirana 1 yang menceburkan ke laut, terus dilakukan tim SAR gabungan sampai dengan Jumat (15/10/2021). Namun sampai dengan hari ketiga, jasad ini belum diketemukan.
“Hasil pencarian masih nihil, belum ketemu,” kata Kasubsi Operasi Basarnas Kalteng, Salman, Jumat (15/10/2021), sore.
Upaya pencarian dilakukan dengan berbagai cara, yakni melakukan penyisiran dari darat dan laut menggunakan perahu. Upaya pencarian akan terus dilakukan selama tujuh hari, sesuai dengan prosedur pencarian.
Proses pencarian dilakukan tim gabungan dari Dit Polairud Polda Kalteng, Sat Polair Res Kobar, Pos AL Kumai, KSOP, Basarnas, BPBD, PM, PT DLU, dan PMI. Tim melakukan pencarian sejak mendapat laporan pada Rabu, 13 Oktober 2021.
“Setelah itu tetap dilakukan pencarian dengan koordinasi bersama nelayan dan warga setempat,” katanya.
Area pencarian juga diperluas ke arah barat dan timur. Namun sampai sore hasil pencarian masih nihil.
Diduga Korban bernama Mukronimin dari warga Demak Jawa Tengah. Korban naik kapal dari Pelabuhan Panglima Utar Kumai dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada Rabu, 13 Oktober 2021 dini hari.
Korban menceburkan diri ke laut melalui bawah sekoci kanan kapal. Para penumpang yang mengetahui ada korban yang mencebur ke laut langsung memberikan infomasi kepada petugas, dan KM Kirana menurunkan sekoci untuk mencari korban, dengan memutar sebanyak tiga kali.
Karena tidak ditemukan, akhirnya KM Kirana I langsung melanjutkan perjalanan dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Sementara proses pencarian terus dilakukan tim gabungan. (Yusbob)









