
Bupati Sukamara Windu Subagio memukul gong sebagai tanda diresmikannya tower BTS di Desa Laman Baru, Kecamatan Permata Kecubung, Kabupaten Sukamara, Senin (21/12/2020). (Alex Gunawan untuk Kotawaringin News)
Kotawaringin News, Sukamara -Setelah bertahun-tahun hidup tanpa jaringan seluler, warga Desa Laman Baru, Kecamatan Permata Kecubung, Kabupaten Sukamara resmi menikmati sinyal 4G dari salah satu provider, Senin (21/12/2020). Tower Base Transceiver Station (BTS) tersebut diresmikan oleh Bupati Sukamara Windu Subagio didampingi Wakil Bupati Sukamara Ahmadi beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Sukamara.
“Pembangunan tower berawal dari keprihatinan kami, terutama saat melihat anak-anak Laman Baru ini belajar dari rumah selama masa pendemi. Mereka harus mencari sinyal di atap-atap rumah, di atas pohon, di bukit-bukit,” kata Kepala Desa (Kades) Laman Baru Ferdy Rantung dalam sambutannya.
Ia berharap dengan adanya sinyal 4G di desanya, bisa meningkatkan pengetahuan dan perekonomian masyarakat. Pasalnya, saat ini era online, warga bisa memetik banyak hal positif dari adanya jaringan internet 4G ini. Meski begitu, kata Ferdy, pihaknya mengingatkan agar warga pengguna menghindari dampak negatif dari internet.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah dalam hal ini Diskominfo yang telah mendampingi sampai tower BTS ini bisa terwujud. Kemudian pada perusahaan penyedia layanan jaringan seluler yang telah bersedia bekerja sama dengan kami,” kata Ferdy.
Di tempat yang sama, Bupati Sukamara Windu Subagio meminta agar masyarakat memanfaatkan semaksimal mungkin adanya jaringan data seluler yang sudah ada. Terutama, untuk pendidikan yakni pembelajaran daring dan peningkatan ekonomi masyarakat.
“Program ini merupakan kerjasama pemerintah dengan penyedia layanan seluler untuk mengurangi jumlah <blank spot> (daerah yang tidak ada sinyal sama sekali) di Kabupaten Sukamara,” ungkap dia.
Ia menjelaskan pembangunan tower BTS ini didanai APBDes Laman Baru. Desa menyediakan towernya, kemudian perusahaan penyedia layanan telekomunikasi menitipkan perangkat di tower dengan sistem sewa.
“Kami masih akan membangun lagi beberapa tower seperti ini di beberapa lokasi lain,” pungkas dia. (*/AG/K2)










