
Kotawaringin News, Lamandau – Budaya gotong royong mencerminkan semangat kebersamaan. Dalam perspektif pembangunan Kabupaten Lamandau, kebersamaan dan gotong royong diwujudkan melalui kolaborasi yang menjadi salah satu pilar pembangunan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Lamandau, Hendra Lesmana saat membuka acara Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIX dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-50 tingkat Kecamatan Menthobi Raya Tahun 2022, di Bundaran Desa Melata.
Dengan falsafah luhur dalam budaya gotong royong, Bupati Hendra berharap pembangunan di wilayahnya bisa terus berkembang untuk mewujudkan Lamandau JUARA (Jujur, Unggul, Adil, Relegius, Aman).
“Atas nama pemerintah daerah saya mengapresiasi kegiatan BBGRM ini. Semangat bersama untuk membangun harus senantiasa kita pelihara,” ucap Hendra, Kamis 17 November 2022.
Orang nomor satu di Kabupaten Lamandau itu juga berharap, dengan kerjasama yang baik antara pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat dapat mendukung dan mampu menyukseskan pembangunan serta memelihara hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan di kabupaten Lamandau.
“Gotong royong merupakan sistem nilai budaya serta memperkuat integritas sosial masyarakat, menciptakan rasa kebersamaan, kekeluargaan dan solidaritas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga sekaligus meresmikan Bundaran Desa Melata yang diberi nama ‘Bundaran Tetawak’, penyerahan mobil ambulance, penyerahan secara simbolis Kartu Identitas Anak (KIA) dan penanaman bersama bunga tabe buya.(BH/*)










