
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Jika ingin menjual ikan nila yang ada di kolam, sekarang saatnya. Harga ikan nila di pasar tradisional Kabupaten Kotawaringin Barat terus merangkak naik sejak empat bulan terakhir. Harga ikan nila bahkan menembus rekor tertinggi dalam penjualannya, lebih malah dari ikan mas.
Di pasaran, ikan nila bahkan sempat sulit ditemukan, jika pun ada stoknya sangat terbatas. Sekarang mahal ikan nilai naiknya tinggi. Ikan yang tadinya paling murah diantara ikan air tawan sekarang mahal, kata Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Kobar Rahmat Mulyanto.
Menurut Rahmat Mulyanto, kenaikan harga ikan Nila sudah berlangsung sejak bulan Juni 2021. Bahkan di bulan November 2021 ikan nila sempat tembus harga sekitar Rp 55.000.
Dalam satu bulan jenis ikan yang banyak ditemui di kolam-kolam ini tiga kali naik, seminggu sekali naik hingga menyentuh level tertinggi, mengalahkan ikan emas.
Dari bulan Juni 2021 harga 45 ribu rupiah, bulan juli tetap diharga 45 ribu rupiah, bulan Agustus sempat turun menjadi harga 43 ribu rupiah, bulan September mengalami kenaikan harga menjadi 46 ribu rupiah, bulan Oktober 51 ribu rupiah dan bulan November menjadi paling mahal tembus harga 55 ribu rupiah, dan di akhir tahun 2021 yakni bulan Desember 51 ribu rupiah, terang Rahmat Mulyanto.
Kenaikan harga ikan nila ini diduga akibat panen petani yang yang gagal akibat cuaca ekstrem, sedangkan permintaan pasar terus bertambah.
Memang saat ini konsumen banyakan beli nila dibanding ikan mas, dulu nggak dilirik, sekarang malah diborong, rumah makan warung nasi banyak yang beralih ke nila, pungkasnya. (Yusbob)







