
Ketua DPRD Kobar, Mulyadin, saat diwawancarai awak media. (Yusro)
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat — DPRD Kotawaringin Barat meminta arah pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada proyek infrastruktur. Ketua DPRD Kobar, Mulyadin, menilai program nonfisik justru memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, Selasa (14/4/2026).
Hal ini disampaikan dalam rangkaian Musrenbang penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027. Ia mengingatkan agar setiap usulan program benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Menurut Mulyadin, persoalan stunting masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama. Penanganannya perlu dilakukan secara terintegrasi, dengan melibatkan sektor kesehatan, pendidikan, serta dukungan lingkungan keluarga.
Selain stunting, DPRD juga menyoroti pentingnya percepatan pengurangan angka kemiskinan. Program-program yang dirancang harus mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, bukan sekadar bantuan jangka pendek.
Ia mencontohkan, pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM menjadi salah satu solusi strategis. Program semacam ini dinilai mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
DPRD Kobar berharap seluruh kebijakan pembangunan ke depan lebih berorientasi pada hasil. “Dengan fokus pada program yang berdampak langsung, seperti pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan daerah akan lebih merata dan berkelanjutan.” (Yus/K2)







