
Ketua DPRD Lamandau M Bashar. (Istimewa/Medsos M Bashar)
Kotawaringin News, Lamandau – Festival Babukung Kabupaten Lamandau tahun 2021 sudah dimulai. Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, seperti yang sudah direncanakan sebelumnya, Festival Babukung tahun ini dilaksanakan secara virtual.
Sejak tanggal 23 Oktober lalu, sejumlah desa sudah mulai menampilkan tarian Babukung desanya di masing-masing Ibukota Kecamatan. Penampilan mereka selanjutnya direkam dan nantinya akan ditampilkan serentak.
Saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Ketua DPRD Lamandau, M Bashar, mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan Festival Babukung tahun 2021 ini. Hanya saja hal yang perlu menjadi perhatian adalah agar di dalam pelaksanaannya selalu mengedepankan protokol kesehatan (Prokes).
“Alhamdulillah sampai saat ini kasus positif Covid-19 terus menurun. Meski demikian, karena memang saat ini masih dalam masa pandemi, alangkah baiknya pelaksanaannya (Festival Babukung) tetap mengedepankan protokol kesehatan, ini demi kebaikan kita bersama,” ungkapnya.
Hal yang sama juga disampaikan Wakil Ketua I DPRD Lamandau, Budi Rahmat. Meski dirinya sendiri belum mengetahui secara detail kaitan Festival Babukung yang tahun ini dilaksanakan secara virtual, namun hal itu setidaknya menjadi langkah nyata dari pemerintah daerah dalam upaya pelestarian adat budaya masyarakat Kabupaten Lamandau.
“Yang jelas kalaupun dilaksanakan secara virtual, harus ada kajian-kajian mendalam yang tentunya juga melibatkan seluruh pemangku kepentingan, dalam hal ini Damang maupun Mantir adat yang memang mengetahui apa itu filosofi Babukung,” ucapnya.
Sehingga, imbuh dia lagi, bukan hanya berbicara kaitan dengan pelestarian budaya, namun juga memberikan pemahaman kepada kaum muda agar mengetahui dan mengetahui apa itu Babukung.
“Karena Babukung sendiri memiliki nilai kearifan lokal dan juga kesakralan tersendiri,” tukasnya. (M/BH/K2)










