
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, banyak memiliki cagar budaya dan situs sejarah, namun hingga kini belum juga memiliki tempat penyimpanan alias museum.
Padahal, museum memiliki banyak manfaat bagi daerah. Di satu sisi sebagai tempat menyimpan benda sejarah, di sisi lain berpotensi menambah pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD) lewat wisata.
Untuk diketahui, berdasarkan data Balai TNTP pada September lalu jumlah kunjungan wisata ke Kobar mencapai lebih dari 17.000 orang. Dari jumlah itu, 70 persen di antaranya merupakan wisatawan asing.
Menyikapi persoalan ini, Anggota DPRD Kobar Rizky Aditya Putra angkat bicara. Dia menilai bahwa sudah saatnya Pemkab Kobar memiliki museum untuk menunjang sektor pariwisata.
“Kobar memang perlu dibangun museum karena banyak sekali wisatawan mancanegara maupun domestik yang mau tahu (sejarah). Sampai sekarang kita gak punya museum,” kata Rizky Aditya Putra, Rabu (14/12/2022).
Dia melanjutkan potensi ini harusnya dimanfaatkan dengan baik oleh pemda. Dinas terkait diminta segera melakukan pengusulan agar wacana pembangunan museum bisa direalisasikan.
“Kalo dikelola dengan baik tentu bisa menjadi sumber pemasukan daerah. Tapi yang terpenting, manfaat museum tentu dapat menjadi sarana edukasi kepada masyarakat supaya lebih mengenal daerahnya,” tegas Rizky.
Untuk itu, dia berharap wacana pembangunan museum ini mendapat dukungan dari masyarakat luas agar Kabupaten Kobar tidak tertinggal dengan daerah lainnya, pungkasnya. (Yus)







