
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Bu RT di Kumai menceritakan kronologi ditemukannya bangkai kambing mengapung lalu terdampar di DAS Kumai, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat.
“Itu kejadiannya kurang lebihnya hari Sabtu (12/6) saat seorang buruh bernama Burhanudin melihatnya, ada satu bangkai Kambing yang masih ada tali pengikat dilehernya mengapung di DAS Kumai, kata Zahra ketua RT 12 Kumai, Minggu (13/6/2021) via pesan massage.
Zahra mengatakan, satu bangkai kambing belum menimbulkan bau busuk, di duga bangkai kambing itu dari daerah lain yang di datangkan ke bongkar muat sapi tersebut, dan ini kalau dibiarkan bisa manja bahkan membuang bangkai seenaknya.
Warga kemudian berusaha menyingkirkan bangkai kambing tersebut dari permukaan air.
“Setelah itu kami langsung mencari tahu dari mana asal kambing itu. Kami berkeliling ke pedagang-pedagang kambing yang paling dekat dengan wilayah itu,” tutur dia.
Zahra mengatakan, kemungkinan besar kambing mati dibuang para pengendara truk yang hendak mendistribusikan kambing kurban ke berbagai wilayah di Kobar ini.
Memang kapan hari ada ratusan sapi datang ke pelabuhan bongkar sapi, ada kemungkinan bisa juga ada Kambingnnya, nah dugaan kami dan warga bangkai kambing itu dibuang begitu saja.
Berharap sepertinya memang tidak membuang kambing itu karena memang tidak pernah terjadi hal semacam ini di tahun-tahun sebelumnya,” ujar Zahra.
Meski demikian, Zahra belum dapat memastikan kebenaran dugaan ini.
Ia berharap kejadian ini tidak terulang kembali demi terjaganya kebersihan kali di DAS Kumai. (Yusbob)







