
Dandim 1017/Lmd Letnan Kolonel Infantri Hafes Is Jafrin saat mengikuti rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan PPKM yang berlangsung secara virtual, Jumat 23 April 2021. (Istimewa)
Kotawaringin News, Lamandau – Komando Distrik Militer (Kodim) 1017/Lmd tak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk menaati ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lamandau.
Hal itu seperti disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 1017/Lmd Letnan Kolonel Infantri Hafes Is Jafrin saat mengikuti rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan PPKM yang berlangsung secara virtual, Jumat 23 April 2021.
Dalam paparannya, Hafes menyebut bahwa pelaksanaan dan penerapan PPKM berbasis mikro dalam beberapa waktu terakhir di Kabupaten Lamandau secara umum berlangsung lancar. Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kabupaten Lamandau saat ini, posko Covid-19 yang dibentul terus diperbanyak hingga di tingkat Kelurahan, Desa bahkan Rukun Tetangga (RT) bahkan saat ini jumlahnya mencapai lebih dari 70 posko.
“Selain itu, kami dari TNI bersama-sama dengan pihak terkait lainnya juga secara reguler melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19 baik secara langsung maupun tidak langsung, termasuk melakukan patroli rutin untuk memastikan aturan PPKM mikro ini betul-betul dijalankan,” kata Hafes.
Selain itu, Dandim Hafes juga menegaskan bahwa anggotanya terus terjun ke lapangan untuk memastikan berjalannya program, baik yang sifatnya mencegahan maupun penanggulangan. Seperti, kata dia, program Vaksinasi yang masih berjalan saat ini terus kita pantau.
“Kita (TNI) juga ikut andil dalam upaya penanggulangan, seperti melakukan tracking terhadap siapa saja yang kontak erat dengan pasien yang dinyatakan positif, serta memastikan masyarakat yang menjalani karantina mengikuti program isolasi secara baik,” katanya.
Hafes juga meyakini bahwa PPKM berbasis mikro yang berlaku saat ini akan berjalan lancar dan menuai hasil maksimal manakala semua pihak ikut ambil bagian untuk menyukseskannya. Utmanya, kata dia lagi, masyarakat di lingkungannya masing-masing harus menjadi pelopor dalam penerapan protokol kesehatan (pokes) pencegahan Covid-19. (H/BH/K2)










