
Bupati Lamandau H Hendra Lesmana saat memasukan surat suara ke kotak suara Pilgub Kalteng 2020. (Bayu Harisma)
Kotawaringin News, Lamandau – Bersama dengan anak dan istrinya, Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, Rabu (9/12/2020), menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 23 kelurahan Nanga Bulik yang berlokasi di gedung SMAN 1 Bulik.
Sama seperti pemilih yang lain, Bupati Hendra juga menerapkan protokol kesehatan selama mencoblos, seperti mengikuti pengecekan suhu badan, menggunakan masker dan sarung tangan plastik, menjaga jarak saat menunggu panggilan hingga mencuci tangan sebelum dan sesudah mencoblos.
Berbeda dengan Bupati Hendra dan keluarga, Wakil Bupati Lamandau, Riko Porwanto bersama istri mencoblos di TPS 7 yang berlokasi di MIN Lamandau. Sedangkan Sekda, M Irwansyah, menyalurkan hak suaranya di TPS 26, di SDN 6 Bulik.
Usai mencoblos, Bupati Hendra beserta unsur FKPD langsung melakukan pemantauan pelaksanaan pemungutan suara di sejumlah TPS, diantaranya adalah TPS 24 di SMAN, TPS 25 dan 26 di SDN 6 Bulik, TPS 32 di SMPN 4 Bulik, serta TPS 28 dan 29 di MAN Lamandau.
“Yang pasti kita mendorong agar tingkat partisipasi pemilih bisa terus naik. Alhamdulillah, ini sekitar jam 10 Wib, dari beberapa TPS yang sudah kita pantau 50 persen surat suara sudah digunakan. Mudah-mudahan sampai jam 1 siang nanti partisipasi pemilih bisa terus naik,” ungkapnya, saat diwawancarai wartawan.
Kemudian, lanjut dia, kaitan dengan penerapan protokol kesehatan, Alhamdulillah di tiap-tiap TPS yang kita datangi sudah sangat baik, kemudian juga ada time schedule penyemprotan disinfektan, jadi Insya’allah ini memberikan rasa aman untuk para pemilih.
“Kemudian, langkah preventif lainnya juga kita lihat ada pemeriksaan suhu badan kepada setiap pemilih. Sehingga ketika ada pemilih yang suhu badannya melebihi batas normal, maka didorong untuk ke bilik khusus yang telah disediakan. Sehingga pemilih tidak kehilangan hak suaranya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Hendra juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan. Terlebih, pesta demokrasi selayaknya disambut dengan gembira.
“Berbeda pilihan itu hal yang wajar, namun rasa persatuan dan persaudaraan itu yang utama. Mari kita sama-sama menjaga keamanan Kabupaten Lamandau yang kita cintai ini,” tukasnya. (M/BH/K2)










