
Kotawaringin News, Lamandau – Meski sejumlah lokasi terdampak banjir sudah mulai surut, Bupati Hendra Lesmana meminta agar penanganan pascabanjir tidak boleh berhenti. Pemerintah bersama para relawan harus tetap bergerak membantu masyarakat terdampak.
Bupati Hendra memberikan perintah khusus kepada Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Lamandau untuk melakukan pengecekan kesehatan warga terdampak banjir. Sehingga penyakit yang biasa menyerang warga pascabanjir bisa diminimalisir.
Genangan air yang masih ada di sekitar rumah warga, kata Bupati, bisa jadi sarang nyamuk yang bisa menimbulkan penyakit DBD atau penyakit gatal-gatal dan infeksi saluran pernapasan atas (Ispa).
“Kesehatan masyarakat harus dicek secara berkala, mereka mudah terkena gatal-gatal, ispa dan juga DBD karena banyak genangan air yang menjadi sarang nyamuk,” sebut Bupati Hendra di Nanga Bulik. Minggu, 6 November 2022.
Orang nomor satu di Bumi Bahaum Bakuba itu melanjutkan, hal demikian harus menjadi perhatian bersama, terutama Dinkes setempat bersama jajaran terkait dibantu Puskesmas untuk mensuplay obat-obatan serta secara rutin melakukan pengecekan kondisi kesehatan warga.
Bupati juga meminta kepada semua yang terlibat dalam penanganan banjir tersebut untuk membuat perencanaan penanganan bencana. Seperti langkah-langkah yang sudah dilakukan dan apa yang akan dilakukan.
“Data-data penanganan banjir tersebut sangat penting,” tutur Bupati.
Data-data itu, kata Bupati, diperlukan sebagai bahan informasi untuk disampaikan ke Pemprov, BNPB maupun Kementrian. Misalnya terkait jembatan rusak, kerusakan fasilitas umum dan yang lainnya karena banjir, agar bisa segera diperbaiki.(BH)










