
Kotawaringin News, Lamandau – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau terus berupaya meningkatkan kesejahteraan hidup para tokoh agama, khususnya guru ngaji dan pengurus masjid (marbot) di daerah setempat.
Baru baru ini, Bupati Lamandau Hendra Lesmana menyerahkan bantuan secara berkala bagi para marbot atau labai masjid dan insentif bagi ustaz dan ustazah (guru ngaji) di Kabupaten Lamandau.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah daerah kepada para guru ngaji dan marbot masjid,” ucap Bupati Hendra di Nanga Bulik, Minggu 27 November 2022.
Di rumah jabatan (Rujab) Bupati Lamandau, Hendra Lesmana menyerahkan langsung bantuan dan insentif tersebut kepada perwakilan marbot dan para guru ngaji se-Kabupaten Lamandau.
Hendra Lesmana mengatakan, program bantuan insentif ini sebenarnya sudah berjalan sejak 4 tahun terakhir, dan merupakan salah satu program berkala Pemkab Lamandau.
“Program ini sesuai visi misi Lamandau Juara, yakni dengan memberikan bantuan insentif kepada para guru ngaji dan marbot. Jangan dilihat dari jumlahnya, namun bentuk perhatian pemerintah kepada para guru ngaji dan marbot masjid,” ujar bupati.
Sementara itu, ketua BKPRMI Kabupaten Lamandau, Abdul Basir menjelaskan, jumlah guru ngaji yang diberikan bantuan sebanyak 420 orang. Setiap orang menerima bantuan sekitar Rp 1 juta.
“Insentif ini merupakan program rutin pemerintah daerah. Nilainya memang tidak seberapa, tapi inilah bentuk kepedulian pemerintah terhadap guru ngaji di Lamandau,” katanya.
Pihaknya berharap program ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pihak yang menerima. Ia pun meminta para guru ngaji yang belum terdaftar agar tahun depan koordinasi dengan pihak terkait sehingga bisa didata dan mendapatkan bantuan.(*/BH)










