
Bupati Kobar Nurhidayah meninjau lokasi karhutla di km 12 kelurahan Mendawai Seberang, Sabtu (27/2)
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat mengharapkan agar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera mengirim helikopter water bombing, guna penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan yang kini tengah terjadi di wilayah Kabupaten Kobar, Minggu (28/2/2021).
Hal itu dikatakan oleh Bupati Kobar Nurhidayah, pada Sabtu (27/2) saat meninjau lokasi karhutla di km 12 kelurahan Mendawai Seberang. Dalam kegiatan itu Bupati didampingi Dandim 1014/Pbun Letkol Arh Drajat Tri, Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Tengku Alisyahbana.
Menurut Bupati, termasuk wilayah rawan bencana, baik banjir maupun Karhutla, karena bencana tersebut selalu terjadi setiap tahunnya, saat ini ditengah Pandemi Covid-19, kita kembali dihadang bencana Karhutla, dan karena telah muncul titik Hot spot maka Kobar saat ini telah meningkatkan status siaga bencana Karhutla, ” Kata Nurhidayah,
Lanjut Bupati, untuk penanganan Karhutla yang kini terjadi di km 12 dan daerah lainnya Tim gabungan terus melakukan pemadaman agar api tidak meluas, selain itu juga Tim melakukan berbagai rekayasa dalam pemadaman, mengingat lokasi yang sangat sulit terjangkau.
Menurut Bupati, musibah Karhutla di tengah Pandemi Covid-19 sangat terasa dan hal itu sangat berdampak pada seluruh aspek kehidupan, untuk itu Bupati mengajak masyarakat untuk mendukung dan berperan aktif dalam pencegahan Karhutla.
” Untuk sarana dan prasarana maupun personil, kami telah siapkan dalam upaya penanganan kasus Karhutla, tetapi saat ini petugas mengalami kesulitan untuk menjangkau titik Hot spot, namun demikian petugas dengan kerja keras tetap memadamkan, mulai pagi hingga sore hari, untuk itu kami pun harapkan BNPB untuk segera meminjamkan helikopter water bombing, ” Ujar Nurhidayah.
“Bupati minta masyarakat jangan berulah yang aneh aneh, wabah Virus corona ini belum berakhir dan sangat terasa mengganggu aspek kehidupan, kini ada lagi bencana Karhutla, ibu minta bagi masyarakat untuk tidak membakar, banyak cara untuk membuka lahan tanpa harus membakar, sebab dalam Undang Undang sudah jelas, ada sanksi bagi pelaku Karhutla, ” Ujar Bupati Kobar Nurhidayah. (yusbob)







