
Salah seorang kades terpilih tengah menandatangani berita acara pelantikan. (Foto Istimewa Prokom)
Tumarno
Kotawaringin News, Pangkalan Bun – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) melantik 42 kepala desa (kades) terpilih hasil pemilihan kades serentak 2019. Dari sebanyak 45 desa yang menyelenggarakan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada 4 September 2019 lalu, 3 kades terpilih belum dilakukan pengambilan sumpah/janji jabatan karena kades difinitif periode 2013-2019 baru berakhir pada Desember, yang nantinya akan dilaksanakan pelantikan secara tersendiri.
Selain ke-42 kades terpilih, dalam kesempatan ini juga dilantik kades antar waktu (kades PAW) desa Amin Jaya. Pelaksanaan pelantikan yang dilaksanakan Jumat (25/10/2019) di halaman kantor Bupati ini berlangsung dengan khidmad sekaligus semarak. Hal ini karena panitia pemilihan tingkat kabupaten menghadirkan suasana perdesaan dalam pelantikan.
Pelantikan ini sekaligus menjadi puncak rangkaian proses pilkades serentak 45 desa dari 6 kecamatan di Kobar yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Bupati Kobar Hj. Nurhidayah dalam sambutannya mengapresisasi seluruh pihak yang telah mendukung rangkaian proses pilkades yang bermoto Pilkades Juara ini. Baik itu panitia tingkat kabupaten, tingkat kecamatan hingga tingkat desa, aparat keamanan, serta elemen masyarakat lainnya.
“Pemilihan kepala desa telah selesai, saudara-saudari sekalian sebgai kepala desa terpilih harus segera melakukan konsolidasi untuk merekatkan kembali hubungan sosial kemasyarakatan untuk bersama-sama membangun desanya masing-masing,” kata Hj. Nurhidayah kepada kades dilantik. Hj. Nurhidayah.
Ia juga berpesan agar para kepala desa segera berkoordinasi dengan segenap stakeholder yang ada di desa, untuk melaksanakan singkronisasi dan harmonisasi hubungan perangkat desa, lembaga kemasyarakatan desa dan badan permusyawaratan desa.
Hj. Nurhidayah berharap agar para kepala desa terus bekerja keras untuk membawa desanya lebih maju lagi. “Pilihan untuk memutuskan menjadi kepala desa, artinya saudara-saudarai siap menjalankan pengabdian kepada seluruh masyarakat, saya percaya semua berangkat dari keinginan untuk mengaktualisasikan pemikirannya untuk mengembangkan desanya,” lanjut Hj. Nurhidayah.









