
Kotawaringin News, Lamandau – Setelah melaksanakan apel pagi dan berkeliling kantor, Bupati dan Sekretaris Daerah melaksanakan coffee morning sembari bincang santai bersama seluruh pegawai Dinas Kesehatan Lamandau, Senin 22 Maret 2021. Selain Kabid dan Kasi, hadir pula Kepala Puskesmas seluruh Kabupaten Lamandau, DPD PPNI, dan perwakilan PSC Kabupaten Lamandau.
Acara yang dipandu oleh Kadinkes, kesempatan pertama diberikan kepada Kabid dan Kasi dalam menyampaikan progres dan kendala yang dihadapi masing – masing . Salah satu kendala yang disampaikan adalah peningkatan kualitas SDM yang tidak merata. Diharapkan adanya sertifikasi dan pelatihan agar kualitas SDM memadai dan memenuhi standar yang diharapkan.
Serta beberapa hal yang dikeluhkan yaitu kekurangan SDM di Puskesmas yang terpencil. Dikarenakan tidak ada tenaga medis yang mau ke Puskesmas yang dipelosok. Sehingga diharapkan adanya solusi mengenai hal ini.
Senada dengan yang diucapkan tersebut, Kepala Puskesmas juga mengeluhkan hal yang serupa. Terutama puskesmas yang jauh dari kota, kekurangan tenaga medis. Diharapkan adanya pemerataan SDM yang berkualitas. Sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk berobat, cukup ke Puskesmas terdekat sudah dapat menangani masalah tersebut. Selain kualitas SDM juga sarana dan prasarana menjadi kendala Puskesmas yang berada di pedalaman. Seperti mobil ambulance masih menjadi sorotan yang penting.
Menanggapi hal tersebut, Sekda memberikan solusi untuk SDM di daerah-daerah terpencil. Melalui BKPDSM akan dibuka kembali rekrutmen untuk formasi tenaga medis yang ditempatkan di daerah-daerah terpencil. Baik CPNS maupun P3K yang siap ditempatkan di Puskesmas dan layanan medis lainnya di pedesaan. Serta sudah adanya regulasi yang menyatakan bahwa tenaga medis tersebut harus melayani dan tidak boleh mengajukan pindah dari daerah penempatan asal. Ini merupakan salah satu cara mendukung program pemerintah Kabupaten Lamandau mewujudkan satu desa dua tenaga medis.
Bupati juga berpesan kepada seluruh Kepala Puskesmas, agar selalu semangat dan ikhlas dalam melayani masyarakat. Meskipun keterbatasan sarana dan prasarana, jangan menjadi suatu hambatan. Pemkab selalu berupaya memberikan layanan yang terbaik untuk bidang kesehatan, sehingga ini menjadi salah satu perhatian bersama yang harus segera ditemukan solusinya. (S/BH/K2)










