oleh

Bertemu Aminudin, Bupati Kobar: Badan Kecil Nyali Besar Bawa Harum Nama Daerah

Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Aminudin kini dikenal sebagai salah satu petarung Mixed Martial Arts (MMA) Nasional dalam sejarah Kotawaringin Barat dan juga Kalimantan Tengah. Maklum saja, pasalnya pria ini dalam pertarungan perbaikan peringkat tanpa sekalipun mendera kekalahan alias selalu menang.

Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah. Pada kesempatan itu, dia menyambangi rumah sederhana Aminudin di Jalan Kutilang ll Rt 20 Rw 05 SP 2 Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu (27/11/2021).

Dalam pertemuan penuh keakraban, Bupati dan Aminudin mendiskusikan sejumlah topik. Di antaranya terkait olahraga MMA yang selama ini digeluti Aminudin.

Bupati Nurhidayah mengucapkan terimakasih kepada Aminudin, sudah membawa nama harum Kobar di tingkat Nasional, bahkan bukan cuma Kobar saja namun Kalimantan Tengah juga, kata dia.

Lanjut Bupati, orang jarang-jarang mengikuti olahraga keras ini sampai bisa tembus ke Nasional, tapi Aminudin mampu dan mempertaruhkan keberaniannya untuk membawa nama Kobar.

Olahraga ini juga membutuhkan strategi dan keberanian, dan bukan hanya adu kuat-kuatan saja, namun juga strategi, saya tadi melihat badan Aminudin kelihatannya kecil tapi Aminudin ini bisa berbuat dan mengalahkan lawan-lawannya, kata Nurhidayah.

Dan ini Sejarah dalam Olahraga MMA di Kobar bahwa Aminudin menjadi petarung Nasional pertama yang ada di Kalimantan Tengah, khususnya Kotawaringin Barat, tandas Nurhidayah.

Sedangkan Aminudin berharap olahraga MMA tersebut dapat perhatian pemerintah dan meningkatkan gairah olahraga di Kobar, terutama MMA. Mengingat olahraga ini belum tersentuh, itu juga berharap agar pembangunan sarana olahraga dapat segera dilakukan.

“Potensi di Kobar sebenarnya cukup baik. Tapi kita kekurangan atlet. Ke depan tentu kita inginkan anak-anak Kobar dapat berlatih boxing/NMA. Soal pembibitan atlit, menyambut baik harapan Aminudin. Olahraga ini dapat didatangi pelajar”.

“Ketimbang tawuran, pelajar bisa salurkan energi di sana. Mereka dapat latihan. Bila perlu diadakan turnamen”, kata Aminudin saat berbincang dengan media ini beberapa waktu lalu di Kopi Neya, tandasnya. (Yusbob)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed