
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Hingga saat ini ada beberapa wilayah di Kabupaten Kotawaringin Barat disebut masih kekurangan tenaga pendidik atau guru, baik untuk tingkat SD, SMP maupun guru SMA.
Hal ini dikatakan Rizky Aditya, salah seorang anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat. Menurutnya, kekurangan guru tersebut harus segera dicarikan solusi oleh pemerintah Kabupaten Kobar.
“Memang selama ini di wilayah Kotawaringin Lama dan Aruta masih sangat kekuarangan tenaga guru , baik guru kelas, bidang studi bahasa Inggris , mate matika, Ipa dan lainnya, ini di hampir semua desa-desa,” kata Rizky, Jumat, 2 Desember 2022.
Untuk itu ia berharap jika ada penempatan tenaga pendidik tahun 2023 mendatang kekuarangan guru di wilayah tersebut dapat terpenuhi sesuai denga kuota. “Jangan seperti yang tahun-tahun sebelumnya, formasinya ada tapi ternyata tidak ada gurunya, sebab saat ikut tes pelamar yang ada tidak lulus passing grade,” ujarnya.
Rizky mengaku hampir semua wilayah kecamatan di bagian itu masih kekurangan tenaga pendidik itu. Ia juga menuturkan bahwa kekurangan guru tersebut juga karena adanya jumlah tenaga pendidik yang ada di wilayah ibukota kecamatan jumlahnya cukup banyak, banyak menumpuk.
“Kasihan desa-desa yang sebenarnya muridnya banyak tapi gurunya sedikit, sehingga anak-anak sekolah belajarnya kurang maksimal karen kurangnya jumlah pengajar tersebut,” ujarnya. (Yus)







