
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Selama masa pandemi COVID-19 penanganan masalah HIV/AIDS menjadi terhambat. Bahkan, program-program kesehatan lainnya juga mengalami kendala.
Dalam rangka peringatan hari AIDS Sedunia Tahun 2021, Rumah Sakit Sultan Imanuddin melalui Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), mengadakan Talk Show dengan tema Akhiri AIDS:CEGAH HIV, Akses Untuk Semua, Sabtu (18/12/2021).
Kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber yang berkompetan dibidangnya. Diantaranya dari Rumah sakit imanudin, Psikolog, Dinas kesehatan, dinas sosial serta Komisi Penanggulangan Aids Daerah (KPAD) Kabupaten Kotawaringin Barat.
Dr Muhammad Suhardi dari RSSI menuturkan langkah RSSI Pangkalan Bun dalam penangan AIDS. “ melalui klinik yang kami sediakan upaya melalui pengobatan, perawatan serta pendampingan pasien yang terinveksi HIV terus dilakukan,” kata dia.
“Sejarah munculnya Munculnya AIDS tahun 1980 di Afrika Barat sampai sekarang tidak ada obatnya, yang ada hanya pengurangan efek penyakit serta mencegah infeksi sekunder dan komplikasi dengan mengkonsumsi Rejimen Anti-Retroviral(ARV) secara teratur, “ ucap dia.
Sementara itu Dr Novera dari RSSI juga menyampaikan mengenai masalah mental pasien AIDS, “ Masalah mental mempengaruhi fisik seseorang, terutama saat seorang terdiagnosis positiv HIV itu harus mendapat perhatian dan dukungan atas apa yang dia alami,” ujarnya.
“Marilah kita bersama menghapus stigma negatif, edukasi masyarakat, rangkul mereka agar semangat hidup para pengidap HIV terus ada, “ harapnya
“Pertama kali terdiagnosis berikan pertolongan baik penanganan maupun konsultasi serta pendampingan terapi pasien seumur hidupnya,” tambahnya.
Dalam Kajian Psikologi, Windarti bagaimana kondisi seseorang dalam keadaan positif mupun negatif HIV, bagaimana seseorang mampu mengelola dirinya saat diagniosis HIV. “ dalam hal ini perlu adanya semangat dari orang sekitar, agar mereka mampu bertahan dengan sumberdaya yang dimilikinya untuk terus produktif,” ujar windarti.
Sementara perwakilan Dinas kesehatan, Jhon Feri menyampaikan kemajuan dalam penangan HIV, “ Sementara ini hingga Kasus Aktif 197 di Kabupaten Kotawaringin Barat,” Terangnya
Semakin banyak yang sadar dan peduli, maka akan semakin banyak yang kita cegah dan di obati,” terang Jhon
Dalam acara ini Komisi Penanggulangan Aids Daerah, diwakili ibu Maya menyampaikan
Upaya untuk meningkatkan dan memperluas deteksi dini pengidap HIV. “ Dengan adaya upaya ini menekan penularan dan upaya penanggulangan akan terwujud,” terangnya.
Penanggulangan aids tidak akan berjalan tanpa adanya kaloborasi dari semua pihak , perlu adanya sinergi semua sektor dalam mengedukasi dan pendampingan AIDS Jauhi penyebabnya jangan jauhi orangnya. (Yusbob)







