
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Kebakaran hebat melanda di belakang balai pertemuan atau belakang Eks Pasar Tembaga Indah RT 16 Jalan GM Arsyad gang Walud IX, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (26/8/2021).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.31 WIB itu, namun, lima rumah yang ditempati oleh
24 jiwa 10 KK ludes dilalap si jago merah.
Akibat kebakaran itu, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta. Pemilik rumah tidak dapat menyelamat barang-barang berharga mereka karena api cepat membesar.
“Kami mendapat informasi dari warga setempat, adanya kebakaran sekitar pukul 04.32 WIB. 5 Unit Mobil Damkar; 2 Unit Water Suply BPBD, 1 Unit Mobil Ambulance PMI, 1 Unit Mobil Balakar Huma Singgah Itah, 3 Unit Trail BPBD, dan 1 Unit Mobil Polres Kobar di turunkan ke lokasi,” kata Kasatpol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni.
Dari informasi yang dihimpun Damkar Kobar api tdiketahui muncul di salah satu rumah warga yang belum diketahui kronologisnya. Api cepat membesar dan menjalar ke rumah lainnya.
Mengetahui adanya kebakaran itu, petugas dan warga setempat bahu-membahu untuk memadamkan api. Namun api baru bisa dijinakkan setelah dua jam kemudian, ucap Majerum Purni.
Terkait peristiwa kebakaran tersebut, hingga saat ini pihak berwenang masih mendalami dan melakukan pendataan. Termasuk di antaranya jumlah kerugian yang dialami pemilik rumah.
Dengan adanya kejadian itu, semua masyarakat diimbau tetap waspada dan hati-hati dalam penggunaan listrik, agar tidak terjadi kebakaran, terang Majerum Purni.
Lanjut Majerum, mendengar laporan warga mako damkar meluncurkan personelnya untuk merespon aduan tersebut, personil tiba dilokasi sekitar 04.40 WIB dan terdapat Kebakaraan di permukiman yang padat penduduknya ini.
“Berdasarkan keterangan saksi, bahwa saat warga sedang melaksanakan ibadah sholat subuh, melihat ada kobaran api di rumah Mustikawati yang beralamat di RT 16 Kelurahan Baru, dan saat itu pula warga langsung menelpon Mako Damkar.”
Proses pemadaman sendiri berlangsung kurang lebih sekitar 2 Jam. Pukul 05.50 Kebakaran Permukiman dinyatakan selesai. Sekitar pukul 06.30 WIB personel Damkar balik kanan ke Mako Damkar.
Masyarakat yang terdampak Mustikawati 65 (1 jiwa), Samsudin 60 (3kk 8 jiwa), Hadrani (1kk 3 jiwa)
4. Burhan (1kk 4 jiwa), Juhradi (2kk 5 jiwa), Hamsan (1kk 6 jiwa) _ rusak ringan (dapur), dan Hj. Jairiyah (1kk 3jiwa)_rusak ringan (dapur), total 10 KK dan 24 jiwa. (Yusbob)









