
kedua warga negara China tersebut tidak bisa berbahasa Indonesia saat diperiksa penyidik.
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Tim Reskrim Polres Kotawaringin Barat (Kobar), memeriksa dua warga negara China yang diduga terlibat dalam penambangan emas ilegal di desa Sambi Kecamatan Arut Utara Kabupaten Kotawaringin, Kalteng, Selasa (23/2/2021)
Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah mengatakan kedua warga negara China tersebut tidak bisa berbahasa Indonesia saat diperiksa penyidik.
“Ini masih sekadar meminta keterangan awal. Mereka tidak bisa berbahasa Indonesia, jadi selama permintaan keterangan berlangsung mereka didampingi penerjemah,” kata Devy Firmansyah.
Dua Warga negara China itu itu antara lain
bernama Yin Zhejun selaku koordinator dalam kegiatan pertambangan dan sementara Ciao Weiting selaku bagian operasional dalam kegiatan pertambangan telah ditetapkan tersangka.
Keduanya penambang-penbang WNA asal China kini mendekam di sel tahanan Polres Kotawaringin Barat, kata AKBP Devy Firmansyah saat press release.
“Dalam pemeriksaan tersebut, masing-masing mengakui keterlibatan mereka dalam penambangan itu. Mereka juga mengungkapkan peran masing-masing,” kata Devy.
Barang bukti yang disita kepolisian antara lain satu Unit Excavator Merk XCMG Type XE215C, 1 (satu) Unit Metal Detector, 1 (satu) Unit Genset,1 (satu) Unit Mesin Kato Air, 1 (satu) Unit Mesin Pompa Air,
1 (satu) Unit Mesin Blower, 1 (satu) Unit Mesin Pembakaran, 1 (satu) Unit Mesin Dompeng, 1 (satu) Buah Timbangan, 1 (satu) Buah Dandang,1 (satu) Buah Wajan Besar, 1 (satu) Buah Tungku, 1 (satu) Buah Sekop, Selang, Selang Plastik, Selang Spiral, Pipa, Terpal, 1 (satu) Karung Karbon, 1 (satu) Karung Kapur, 1 (satu) Karung Boraks, 1 (satu) Karung Semen Putih, 4 (empat) Botol Ammonium Citrate Tribasic, 4 (empat) Botol Sodium Acetate Trihydrate, 16 (enam belas) Botol Ethanol, 2 (dua) Botol Urea, 4 (empat) Botol Hexa Chloroethane, 4 (empat) Botol Bahan Kimia, 1 (satu) Botol Acetic Acid, 1 (satu) Karung Tanah diduga mengandung Emas, 1 (satu) Karung Material yang sudah dicampur.
Pemeriksaan terhadap dua WNA China itu merupakan kelanjutan dari operasi yang dilakukan personel Polres Kobar atas viralnya video penambang emas WNA asal China yang beredar dimasyarakat, ucap Devy Firmansyah. (yusbob)







