
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran memberikan arahan saat membuka kegiatan Pasar Murah di Kabupaten Lamandau. (Ist)
Kotawaringin News, Lamandau – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah Kembali menggelar pasar murah di sejumlah wilayah Kabupaten Lamandau. Kegiatan yang digelar serentak di lima tempat berbeda, diantaranya, Kecamatan Bulik, Kecamatan Sematu Jaya, Desa Batu Kotam, Kecamatan Menthobi Raya dan Kecamatan Batangkawa tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran secara virtual dari Halaman Kantor Bupati Lamandau, Sabtu 5 Oktober 2024.
“Untuk di Kabupaten Lamandau, ada lima titik lokasi pasar murah yaitu Kecamatan Bulik 5000 paket, Kecamatan Sematu Jaya 3000 paket, Desa Batu Kotam 1000 paket, Kecamatan Menthobi Raya 2000 paket dan Kecamatan Batangkawa 1500 paket,” ungkap Sugianto.
Selain membuka kegiatan pasar murah, Sugianto mengaku berkunjung ke Kabupaten Lamandau dalam rangka kunjungan kerja untuk melihat infrastruktur sekaligus penanganan inflasi di Kalteng, “pasar murah ini dilaksanakan di seluruh Kabupaten/Kota se-Kalteng,” ujarnya.
Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai itu juga berpesan kepada Bupati/Wali Kota se-Kalteng untuk serius dalam hal menjaga ketahanan pangan di wilayah masing-masing. Pasalnya, Provinsi Kalteng mendapat kepercayaan dari Presiden untuk menjadi Lumbung Pangan Nasional seluas 1 juta hektare.
“Mari masyarakat Kalteng ambil bagian dalam rencana Pemerintah yaitu Lumbung Pangan Nasional. Nanti ada 1.000 eksavator yang dikirim ke Kalteng, jangan sampai orang luar yang ambil bagian. Mudah-mudahan Indonesia bisa menjadi negara maju dengan adanya ketahanan pangan sendiri,” harapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalteng, Rangga Lesmana menyampaikan, program pasar murah ini diinisiasi oleh Gubernur Kalteng dalam rangka membantu masyarakat untuk menanggulangi naiknya harga sembako di pasaran.
Ia menyebut pengendalian inflasi di Kalteng saat ini telah berjalan dengan baik, terbukti di akhir September 2024, Kalteng menjadi empat provinsi terbaik se-Indonesia dalam hal pengendalian inflasi.
“Dapat disimpulkan bahwa program yang dicetuskan Bapak Gubernur ini berjalan dengan sangat baik dan bisa diterima oleh masyarakat, dengan kualitas dan kuantitas bahan pokok yang dijamin baik 100 persen,” ucapnya.
Rangga Lesmana menyebut, paket sembako pada pasar murah di lima lokasi ini berisikan beras 10 kg, gula 1 kg, dan minyak goreng 1 pack, seharga Rp198.500.
“Namun Pemprov Kalteng memberikan subsidi senilai Rp178.500, dan Bapak Gubernur kita mensubsidi lagi Rp20.000, sehingga paket sembakonya gratis,” pungkasnya. (BH/K2)
Baca juga lainnya:







