
Pemkab Lamandau Ikuti Rapat Rencana Pemasangan PLTS secara Virtual. (Istimewa)
Kotawaringin News, Lamandau – Rabu (17/3/2021), bertempat di Aula Setda Kabupaten Lamandau, Pemkab Lamandau mengikuti rapat virtual yang diselenggarakan oleh Ditjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Rapat ini membahas mengenai rencana pemasangan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) di 4 Provinsi dan Kabupaten Lamandau menjadi salah satu daerah yang akan dipasang PLTS tersebut.
Rapat virtual ini dihadiri oleh Camat Bulik, Camat Bulik Timur, Kabag Ekonomi, Kades Batu Tunggal, Kades Tamiang, dan BPD Tamiang. Agenda rapat ini yaitu pemaparan hasil feasibility study di 23 desa rencana lokasi pembangunan PLTS program ACCESS, penyampaian timeline rencana pelaksanaan kegiatan, dan diskusi terkait komitmen pemerintah daerah dalam menunjang pelaksanaan kegiatan. Ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan tahun lalu yang dilakukan oleh Kementrian ESDM mengenai rencana pemasangan PLTS di daerah-daerah yang akan dipasang PLTS.
Dalam sambutan pembuka, Sekretaris Ditjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Bapak Sahid Junaidi, S.Kom, MM, menyatakan bahwa ini merupakan salah satu program pemerintah mengenai pemerataan listrik di daerah-daerah. Kementrian ESDM berusaha mengembangkan dan mengoptimalkan energi baru salah satunya yaitu tenaga surya yang digunakan sebagai pembangkit listrik. Sehingga daerah-daerah yang belum mendapatkan listrik, dapat menggunakan tenaga surya sebagai pembangkit listriknya. Ini guna mendukung kesejahteraan masyarakat di daerah-daerah seluruh Indonesia.
Pemaparan kedua dari Bapak Sudrajat, perwakilan dari BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), memaparkan hasil feasibility study rencana lokasi pembangunan PLTS. Untuk daerah Kabupaten Lamandau, terdapat dua desa yang akan dipasang PLTS yaitu desa Batu Tunggal, Kecamatan Bulik Timur dan Desa Tamiang, Kecamatan Bulik. Pada pemaparan kali ini dijelaskan mengenai infografis mengenai daerah-daerah yang akan dibangun PLTS.
Dikarenakan lokasi-lokasi PLTS ini merupakan daerah terpencil, akses jalan darat masih berupa tanah dan musim hujan akan menjadi licin, sehingga diperlukan tenaga ekstra untuk dapat mencapai daerah tersebut.
Berdasarkan pemaparan timeline yang disampaikan, sekitar bulan Juni-Desember 2021 PLTS tersebut dapat mulai pelaksanaan pembangunan. Sehinga diharapkan pada awal tahun 2022 PLTS tersebut sudah beroperasi. Dijadwalkan pula adanya pembentukan BUMDes, pelatihan dan sertifikasi bagi operator PLTS tersebut sehingga diharapkan desa dapat mengoperasikan sendiri PLTS tersebut dengan bantuan karang taruna ataupun SDM dari desa-desa tersebut.
Kades Tamiang dan Kades Batu Tunggal mengaku sangat bersyukur desa mereka masuk rencana program pemasangan PLTS dimaksud, “terima kasih Bapak Bupati dan Wakil Bupati Lamandau yang telah mengakomodir kebutuhan dan harapan masyarakat kami, semoga ini segera terwujud untuk menuju Lamandau JUARA” Ujar Kades tamiang yang di amini oleh Kades Batu Tunggal. (S/BH/K2)










