
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Dua orang oknum guru di salah satu pendidikan agama di Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat, diduga melakukan pencabulan terhadap santrinya yang masih dibawah umur.
Sejatinya pencabulan ini terjadi dua pekan lalu, namun baru dilaporkan kepada pihak berwajib pada Selasa (14/12). Dampak dari itu korban mengalami gangguan psikisnya.
Salah satu sumber yang identitasnya dirahasiakan, menyebutkan, “Tolong bantuannya, ini ada di rumah saya minta bantu seperti apapun caranya. Info dari dia (korban) nih, anaknya sakit. Setelah ditelusuri, anaknya ini dicabuli oleh gurunya. Tolong bantu ya.”
Berdasarkan kesaksian korban, terduga pelaku berjumlah dua orang yang merupakan tenaga pengajar di salah satu pendidikan agama tersebut.
“Anaknya belum pernah datang bulan dan saat ini kondisinya masih trauma berat. Info sementara dicabuli oleh 2 orang gurunya di situ,” ucapnya.
Sementara itu, pengurus ponpes saat dikonfirmasi melalui telepon seluler membenarkan kejadian tersebut. Kedua tersangka sudah diperiksa kepolisian.
“Sudah diperiksa polisi mas,” kata Ustaz yang tidak bisa disebutkan identitasnya.
Terpisah, Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah melalui Kasat Reskrim AKP Rendra Aditia Dhani menyatakan laporan kasus kekerasan anak ini telah diterima, dan kini masih dalam proses penyelidikan, Jumat (17/12/2021).
“Nanti dirilis ya mas, kami masih lakukan pendalaman,” ungkap Kasatreskrim AKP Rendra”. (Yusbob)







